Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

RHK GMIM Minggu 10 Mei 2026, 1 Korintus 1:18 Salib: Kebodohan Atau Kekuatan Allah?

Aprilia Sahari • Rabu, 6 Mei 2026 | 13:53 WIB
Logo GMIM
Logo GMIM

RHK GMIM Minggu 10 Mei 2026

1 Korintus 1:18

(18) Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus
Dalam kehidupan keluarga, seringkali kita menghadapi pertanyaan yang membingungkan: Mengapa harus percaya pada sesuatu yang kelihatannya "bodoh" bagi dunia? 

Salib Yesus Kristus adalah salah satu hal yang paling sulit diterima  oleh logika manusia.

Bagi mereka yang belum mengenal Allah, pemberitaan salib adalah kebodohan. 

Tapi bagi orang yang diselamatkan, salib adalah kekuatan Allah. 

Mengapa salib disebut "kekuatan"? Karena di dalam salib Kristus, terjadi karya penyelamatan yang tidak bisa dilakukan oleh kekuatan manusia mana pun. 

Di sanalah Yesus Kristus mati menggantikan kita, menanggung dosa dan menghancurkan kuasa maut. 

Salib tidak hanya simbol penderitaan, melainkan juga simbol kemenangan.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, 
Bagi keluarga Kristen, ini menjadi pengingat: Iman kita bukanlah hasil perhitungan logis, tetapi respons atas kasih dan kuasa Tuhan Allah yang nyata dalam Yesus Kristus. 

Dunia mungkin menganggap hidup dalam pengampunan, pelayanan dan pengorbanan sebagai kelemahan. 

Tapi kita tahu, justru di situlah kekuatan sejati berada. 

Di tengah dunia yang memuliakan kepintaran dan kecerdasan, mari kita menjadikan salib sebagai pusat hidup rohani keluarga kita. 

Jangan malu memberitakan Yesus Kristus yang disalibkan. 

Sebagai orangtua, ajaklah anak-anak untuk mengenal dan menghayati makna salib, bukan sekedar dalam teori, tetapi dalam praktik kehidupan setiap hari. 

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, 
Salib bukan sekedar lambang di dinding rumah kita. 

Itu adalah inti iman kita. Karena salib mengajarkan kasih yang rela memberi, bukan menuntut. 

Itu menjadi kekuatan yang mengikat suami dan isteri, orangtua dan anak dalam kasih dan pengorbanan. 

Di salib, tempat kita menyerahkan rasa bersalah, ketakutan dan kebanggaan diri. 

Dari salib, kita menemukan kekuatan untuk mengampuni, bertahan dan berharap. Amin. 

Doa: Ya Bapa Sorgawi, ajarilah kami untuk tidak malu akan salib Yesus Kristus. Ketika dunia mengejar logika dan kekuatan manusia, teguhkan iman kami untuk tetap berpegang pada kasih dan kuasa-Mu yang dinyatakan di salib. Biarlah salib Yesus Kristus menjadi pusat hidup rumah tangga kami. Amin

Baca Juga: MTPJ GMIM 10-16 Mei 2026, 1 Korintus 1:18-2:5 Iman Kamu Jangan Bergantung Pada Hikmat Manusia, Tetapi Pada Kekuatan Allah

Editor : Aprilia Sahari
#RHK GMIM Minggu 10 Mei 2026 #RHK #GMIM #Renungan GMIM