Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

RHK GMIM Kamis 14 Mei 2026, 1 Korintus 1:27 Allah Memilih Yang Lemah dan Hina

Aprilia Sahari • Rabu, 6 Mei 2026 | 14:28 WIB
Logo GMIM
Logo GMIM

RHK GMIM Kamis 14 Mei 2026

1 Korintus 1:27

(27) Tetapi apa yang bodoh bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan orang-orang yang berhikmat, dan apa yang lemah bagi dunia, dipilih Allah untuk memalukan apa yang kuat,

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Ketika kita merenungkan siapa kita sebelum mengenal Yesus Kristus, mungkin kita sadar bahwa kita bukan orang hebat menurut ukuran dunia. 

Paulus berkata bahwa tidak banyak dari jemaat Korintus yang berhikmat menurut daging, tidak banyak yang berpengaruh atau terpandang. 

Tapi justru orang-orang seperti itulah yang dipilih Tuhan Allah. 

Tuhan Allah sengaja memilih apa yang dianggap bodoh dan lemah oleh dunia untuk mempermalukan yang kuat. 

Ia memilih yang hina agar tak seorangpun dapat menyombongkan dirinya di hadapanNya.

Keluarga kitapun mungkin tidak memiliki nama besar, harta berlimpah atau pengaruh luas.

Tapi jika kita hidup dalam ketaatan dan iman, kita dipilih Tuhan Allah untuk menjadi saluran berkat.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Pola pilihan Tuhan Allah ini memberi harapan besar bagi semua keluarga.

Kita tidak perlu hebat untuk dipakai Tuhan Allah. 

Kita hanya perlu berserah, percaya dan setia. 

Tuhan Allah bisa memakai keluarga sederhana untuk mengubah lingkungan. 

Tuhan Allah bisa memakai doa-doa kita yang kecil untuk menggerakkan surga. 

Tuhan Allah tidak mencari yang terpandai, paling berpengaruh atau paling menonjol.

Justru yang "tidak dianggap" dunia sering dipakai untuk menyatakan kemuliaan-Nya. 

Lihatlah tokoh-tokoh Alkitab: Musa yang gagap, Daud si gembala, murid-murid yang nelayan. 

Mereka bukan siapa-siapa di mata masyarakat, tapi Tuhan Allah memakai mereka secara luar biasa.

Dalam keluarga pun, anak yang dianggap "tidak menonjol" bisa menjadi alat Tuhan Allah. 

Orangtua yang merasa gagal bisa dipakai Tuhan Allah membentuk generasi yang takut Tuhan Allah.

Jangan batasi pekerjaan Tuhan Allah dengan pandangan dunia. 

Doa: Ya Bapa, terima kasih karena Engkau memilih kami bukan karena kami hebat, melainkan karena kasih karunia-Mu. Tolong kami agar tidak berkecil hati atas kekurangan kami sebagai keluarga, tapi tetap bersedia dipakai oleh-Mu. Pakailah keluarga kami menjadi berkat, walau kami lemah. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin. 

Baca Juga: MTPJ GMIM 10-16 Mei 2026, 1 Korintus 1:18-2:5 Iman Kamu Jangan Bergantung Pada Hikmat Manusia, Tetapi Pada Kekuatan Allah

Baca Juga: RHK GMIM Minggu 10 Mei 2026, 1 Korintus 1:18 Salib: Kebodohan Atau Kekuatan Allah?

Baca Juga: RHK GMIM Senin 11 Mei 2026, 1 Korintus 1:19-21 Hikmat Dunia Yang Gagal Menemukan Allah

Baca Juga: RHK GMIM Selasa 12 Mei 2026, 1 Korintus 1:22-23 Salib: Batu Sandungan Bagi Dunia

Baca Juga: RHK GMIM Rabu 13 Mei 2026, 1 Korintus 1:23-24 Yesus Kristus: Kekuatan dan Hikmat Allah

Editor : Aprilia Sahari
#RHK GMIM Kamis 14 Mei 2026 #RHK #GMIM #Renungan GMIM