RHK GMIM Jumat 15 Mei 2026
1 Korintus 1:28-31
(28) dan apa yang tidak terpandang dan yang hina bagi dunia, dipilih Allah, bahkan apa yang tidak berarti, dipilih Allah untuk meniadakan apa yang berarti,
(29) supaya jangan ada seorang manusiapun yang memegahkan diri di hadapan Allah.
(30) Tetapi oleh Dia kamu berada dalam Kristus Yesus, yang oleh Allah telah menjadi hikmat bagi kita. Ia membenarkan dan menguduskan dan menebus kita.
(31) Karena itu seperti ada tertulis: "Barangsiapa yang bermegah, hendaklah ia bermegah di dalam Tuhan."
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Salah satu bahaya terbesar dalam keluarga Kristen adalah kesombongan rohani yang halus: merasa diri lebih benar, lebih diberkati, atau lebih saleh dari orang lain.
Paulus menulis bahwa Tuhan Allah sengaja memilih yang tidak berarti menurut dunia, agar tidak ada seorang pun yang memegahkan diri di hadapanNya.
Semua yang kita miliki, baik rohani maupun jasmani adalah pemberian.
Bahkan hikmat, kebenaran, kekudusan dan penebusan, semuanya datang dari Tuhan Allah dalam Yesus Kristus.
Maka, jika ada yang bisa kita banggakan, hendaklah kita memegahkan diri di dalam Dia.
Itu berarti, dalam keluarga pun, kia harus belajar rendah hati.
Tidak memandang rendah antara suami isteri, tidak merasa lebih baik kakak beradik.
Tapi terus mengingat bahwa kita hanyalah alat, dan Tuhan Allahlah yang layak dimuliakan.
Sering tanpa sadar kita merasa lebih baik karena latar belakang, pelayanan atau pencapaian.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Firman Tuhan Allah hari ini menjadi peringatan untuk mendidik anak-anak dalam kerendahan
Biarlah anak-anak belajar bahwa keberhasilan sejati bukanlah menjadi "terkenal" di mata manusia, tetapi menjadi berkenan di mata Tuhan Allah.
Keluarga Kristen harus jadi tempat di mana kita merayakan anugerah, bukan membandingkan pencapaian.
Didik anak untuk bersyukur, bukan menyombongkan diri.
Rumah adalah tempat kerendahan hati tumbuh.
Latih kebiasaan mengucap syukur bersama setiap malam.
Hentikan pujian yang berfokus pada "saya hebat", ganti dengan "Tuhan luar biasa melalui saya". Amin.
Doa: Ya Bapa, jauhkan kami keluarga dari kesombongan rohani maupun duniawi dan ajar kami hidup memuliakan Engkau, bukan diri kami sendiri. Segala yang kami miliki hanyalah karena anugerah-Mu. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.
Baca Juga: RHK GMIM Minggu 10 Mei 2026, 1 Korintus 1:18 Salib: Kebodohan Atau Kekuatan Allah?
Baca Juga: RHK GMIM Senin 11 Mei 2026, 1 Korintus 1:19-21 Hikmat Dunia Yang Gagal Menemukan Allah
Baca Juga: RHK GMIM Selasa 12 Mei 2026, 1 Korintus 1:22-23 Salib: Batu Sandungan Bagi Dunia
Baca Juga: RHK GMIM Rabu 13 Mei 2026, 1 Korintus 1:23-24 Yesus Kristus: Kekuatan dan Hikmat Allah
Baca Juga: RHK GMIM Kamis 14 Mei 2026, 1 Korintus 1:27 Allah Memilih Yang Lemah dan Hina
Editor : Aprilia Sahari