Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Logo Resmi PSR GMIM 2026 Dilaunching, Makna Tema Bikin Remaja Semangat Hadirkan Karya dan Iman

Livrando Kambey • Selasa, 12 Mei 2026 | 09:48 WIB
SEMANGAT: Panitia pelaksana dan sebagian Komisi Pelayanan Remaja Sinode GMIM di ibadah pencanangan dan launching Logo PSR 2026
SEMANGAT: Panitia pelaksana dan sebagian Komisi Pelayanan Remaja Sinode GMIM di ibadah pencanangan dan launching Logo PSR 2026

 

MANADOPOST.ID-Logo resmi Pesta Seni Remaja (PSR) GMIM 2026 telah dilaunching di ibadah pencanangan, Senin (11/5) di GMIM Bukit Moria Rike (Bumorik).

 

Ketua Umum Panitia PSR Sinode GMIM 2026, dr Richard Sualang dalam sambutannya menegaskan terkait pentingnya kerja sama dalam setiap pelayanan gereja.

 

“Saya selalu bersukacita melaksanakan kegiatan gereja karena ada kerja sama yang baik. Kalau tidak ada kerja sama, jadinya seperti menara Babel,” kata Sualang.

 

Wakil Wali Kota Manado itu juga menekankan bahwa seluruh rangkaian kegiatan PSR memiliki tujuan yang sama, yakni memuliakan nama Tuhan.

 

“Saya bersyukur komunikasi dan koordinasi berjalan baik. Terima kasih untuk seluruh BPMJ di 14 jemaat yang sudah mau menerima 2–3 lomba di tempat mereka,” ucapnya.

 

Diketahui, PSR Sinode GMIM 2026 akan dilaksanakan di 14 jemaat yang berada di dua wilayah. Yakni Wilayah Manado Tenggara dan Wilayah Manado Selatan.

 

Sualang secara resmi memimpin pencanangan PSR 2026 yang menandai bahwa seluruh rangkaian kegiatan siap digelar.

 

Dalam kesempatan itu, Sualang juga mengumumkan tema besar PSR tahun ini yaitu Reach Beyond The Stage atau Menjangkau Melampaui Panggung.

 

Tema tersebut mengandung makna bahwa panggung bukanlah tujuan akhir dari talenta dan kreativitas yang Tuhan berikan kepada remaja. 

 

Melainkan menjadi sarana untuk menjangkau lebih luas melalui kesaksian hidup, pelayanan, dan karya yang memuliakan Tuhan.

 

“Reach Beyond The Stage yang menggambarkan semangat remaja untuk menghadirkan karya dan iman yang melampaui sekadar panggung," tuturnya. 

 

Sebelum pencanangan, ibadah dipimpin oleh Ketua BPMJ GMIM Bukit Moria Rike, Pdt Julien Saisab Rotty S.Th, dengan pembacaan 1 Korintus 1:18–31 dan 2:1–5.

 

Dalam khotbahnya, Pdt Julien mengingatkan bahwa iman Kristen tidak boleh bertumpuh pada hikmat manusia, tetapi pada kuasa Allah.

 

Ia menegaskan bahwa hikmat Allah meliputi pemahaman, pengertian, kecerdasan, dan kepandaian yang semuanya berasal dari Tuhan.

 

“Jahat harus dibalas dengan kebaikan. Yesus mengajarkan bahwa dengan berbuat demikian, kita menaruh bara api di kepala orang yang berbuat jahat,” ungkapnya. (lak)

Editor : Livrando Kambey
#Richard Sualang #remaja #GMIM