RHK GMIM Senin 18 Mei 2026
Ibrani 1:6
(6) Dan ketika Ia membawa pula Anak-Nya yang sulung ke dunia, Ia berkata: "Semua malaikat Allah harus menyembah Dia."
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Banyak orang dewasa ini menjadikan kekuasaan, harta, bahkan tokoh publik populer termasuk tokoh rohani sebagai objek penyembahan atau sebagai idola.
Karena itu banyak orang yang berjuang untuk mendapatkan kekuasaan, harta, kedudukan dan popularitas untuk mencapai tujuan sebagai pusat perhatian.
Tidak jarang orang menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan ini.
Namun Alkitab menegaskan bahwa satu-satunya pribadi yang layak disembah dan menjadi pusat penyembahan adalah Yesus Kristus.
Yesus Kristus dinyatakan sebagai "Anak sulung" bukan berarti ciptaan pertama, tetapi yang memiliki hak waris dan otoritas penuh.
Ketika Yesus Kristus datang ke dunia, Dia dinyatakan sebagai objek penyembahan sorgawi dan penggenapan janji Mesianik.
Yesus Kristus adalah gambar Allah yang tidak kelihatan dan yang terutama dalam segala hal (Kolose 1:15-18).
"Dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan di bumi..."(Filipi 2:10-11).
Malaikatpun diperintahkan untuk menyembah Dia (ayat 6).
Ini menunjukkan bahwa Yesus Kristus memiliki kedudukan lebih tinggi dari malaikat.
Penyembahan kepada Yesus Kristus ini tentu tidak hanya dalam liturgi ibadah seremonial, karena penyembahan bisa menjadi ritual kosong jika tidak berpusat pada Yesus Kristus.
Sebagai contoh orang datang beribadah tapi pusat perhatiannya di handphone, mengabaikan ibadah di gereja karena mengejar harta, tidak ada lagi ibadah keluarga karena merasa semua kebutuhan telah terpenuhi, ketika sakit tidak datang kepada Yesus Kristus tetapi pergi ke dukun atau menyembah ilah lain.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Sebagai keluarga Kristen, kita perlu bertanya apakah penyembahan kita masih berpusat pada Yesus Kristus atau pada suasana, musik, pemimpin pujian atau pemimpin ibadah?
Kehidupan kita sebagai orang percaya, baik orangtua ataupun anak-anak harus mencerminkan penyembahan yang sejati dalam pekerjaan, relasi dan keputusan-keputusan yang kita ambil.
Karena menyembah Yesus Kristus berarti kita menyerahkan seluruh hidup kepada-Nya, bukan hanya pada saat beribadah atau saat-saat tertentu saja.
Marilah kita menjadikan Yesus Kristus sebagai pusat penyembahan.
Sembahlah Dia dengan segenap hati, bukan hanya dengan kata-kata pujian semata. Amin
Doa: Ya Bapa, Engkaulah Allah yang layak disembah dalam Anak-Mu Yesus Kristus. Ajarilah kami menjadikan Engkau pusat
dari setiap penyembahan kami. Biarlah hidup kami menjadi nyanyian pujian bagi-Mu. Dalam nama Yesus Kristus. Amin.