Syalom,
Dalam Mazmur 61, Daud agaknya sedang kesulitan untuk merasakan pemeliharaan Allah. Ia pernah mengalami Allah sebagai “tempat perlindungan[nya], menara yang kuat” (ay. 4), tetapi sekarang dengan sekuat tenaga ia berseru “dari ujung bumi,” memohon, “tuntunlah aku ke gunung batu yang terlalu tinggi bagiku” (ay. 3).
Ia sangat rindu untuk sekali lagi “berlindung dalam naungan sayap [Allah]!” (ay. 5).
Seperti pemazmur,ketika merasa jauh dari kasih Allah, kita dapat berlari kembali ke dalam dekapan-Nya untuk memperoleh keyakinan bahwa dalam kesengsaraan sekalipun, Dia selalu menyertai, melindungi, dan memperhatikan kita.
Amin.