MANADOPOST.ID- Puluhan ribu Pria Kaum Bapa (P/KB) GMIM memadati Mission Center pada Jumat (05/06/2026) dalam rangka pembukaan Hari Persatuan (Hapsa) P/KB GMIM Tahun 2026 yang dilaksanakan di Rayon Manado dan berlangsung hingga Minggu (07/06/2026).
Berbagai rangkaian kegiatan dan perlombaan telah dipersiapkan oleh Komisi P/KB GMIM yang dipimpin Ketua Komisi Pnt. Maurits Mantiri bersama jajaran panitia Hapsa P/KB GMIM 2026.
Sebelum memasuki seluruh agenda perlombaan, para peserta terlebih dahulu dibekali dengan firman Tuhan yang disampaikan Ketua BPMS GMIM, Pdt Dr Adolf Katuuk Wenas MTh.
Dalam ibadah pembukaan yang turut dihadiri Wakil Gubernur Sulawesi Utara Victor Mailangkay, para kepala daerah, serta Ketua Komisi P/KB Jemaat dan Wilayah se-GMIM, Pdt Wenas mengambil perenungan dari Lukas 12:1-12.
"Panji Yosua, jaga GMIM. P/KB GMIM, kibarkan, kobarkan, kabarkan," serunya membangkitkan semangat ribuan peserta yang hadir.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Komisi P/KB Sinode, panitia pelaksana, serta Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang telah memberikan dukungan penuh sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik di Mission Center.
"Terima kasih Komisi P/KB Sinode dan panitia yang telah mengarahkan pelaksanaan pembukaan di Mission Center. Terima kasih juga kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang telah mensupport sehingga tersedia tempat yang indah ini," ujarnya.
Dalam pesannya, Ketua Sinode menegaskan bahwa Hapsa bukan sekadar ajang seremonial maupun perlombaan.
Lebih dari itu, Hapsa harus menjadi momentum mempererat persatuan dan kebersamaan seluruh P/KB GMIM di setiap aras pelayanan.
"Itulah yang disampaikan Tuhan Yesus. Apapun pergumulan kita harus bersatu. Kalau bersatu, tantangan sebesar apa pun dapat kita lewati. Tetapi jika tercerai-berai, kita akan menjadi lemah," tegasnya.
Pdt Wenas juga mengingatkan seluruh peserta untuk menjadikan kasih sebagai dasar dalam setiap aktivitas pelayanan dan perlombaan.
"Hindari kekerasan karena gereja itu kasih, dan Kepala Gereja kita adalah Tuhan Yesus Kristus.
Karena itu mari kita saling menghormati, menjaga persaudaraan, serta menunjukkan teladan sebagai pelayan dan pengikut Kristus," pesannya.
Ia pun mengajak seluruh P/KB GMIM menjaga semangat persatuan selama pelaksanaan Hapsa berlangsung.
"Mari P/KB GMIM kita jaga persatuan itu. Silakan berlomba dengan sukacita. Hapsa hadir untuk menyatukan kita, bukan memecah-belah. Jadilah P/KB yang selalu menjaga sikap demi memelihara persatuan dan kesaksian gereja," pungkasnya. (*)
Editor : Gregorius Mokalu