2 Timotius 3:16
"Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran."
Firman Tuhan adalah didikan yang mengajarkan bagaimana kita harus hidup. Firman Tuhan merupakan didikan Allah bagi setiap orang percaya.
Dalam Matius 28:18-20, Tuhan Yesus memberikan perintah kepada seluruh umat-Nya untuk menjadikan semua bangsa murid-Nya dan mengajar mereka melakukan segala sesuatu yang telah diperintahkan-Nya.
Guru kita adalah Tuhan sendiri melalui firman-Nya. Seorang guru mengajar murid, dan murid harus taat kepada gurunya.
Tuhan menghendaki kita menjadi murid-murid-Nya. Sebagai murid, kita harus terus belajar kepada Guru Agung, yaitu Tuhan Yesus Kristus, melalui firman-Nya dan oleh pertolongan Roh Kudus.
Alkitab adalah buku pelajaran bagi orang percaya. Alkitab diilhamkan oleh Allah melalui Roh Kudus.
Oleh sebab itu, kita harus belajar dan diajar oleh firman Tuhan. Ibadah merupakan tempat di mana kita mendengar dan mempelajari firman Tuhan.
Dari firman Tuhan, kita mengetahui kehendak-Nya, mendengarnya, dan melakukannya dalam kehidupan sehari-hari.
Kita dipanggil untuk menjadi murid yang baik, yaitu mereka yang duduk dengan kerendahan hati dan mendengarkan firman Tuhan dengan sungguh-sungguh.
Firman Tuhan memiliki beberapa fungsi penting dalam kehidupan orang percaya:
- Menyatakan kesalahan, sehingga kita menyadari dosa dan kelemahan kita.
- Memperbaiki kelakuan, agar kehidupan kita semakin berkenan kepada Tuhan.
- Mendidik dalam kebenaran, sehingga kita bertumbuh menjadi murid Kristus yang hidup dalam kebenaran.
Ketika kita mengikuti firman Tuhan, kita tidak akan berjalan di jalan yang salah. Firman Tuhan membentuk karakter dan kehidupan kita sehingga kita dapat hidup dengan baik dan benar di hadapan Tuhan.
Dalam kehidupan ini, berbagai pencobaan dan tekanan akan datang. Semua itu merupakan ujian bagi kita sebagai murid Kristus. Jika kita tetap setia, kita akan dimurnikan dan dibentuk menjadi pribadi yang semakin serupa dengan kehendak Tuhan.
Roh Kudus menjadi Guru Agung yang menolong kita untuk merespons setiap ujian dengan benar.
Dengan pertolongan-Nya, kita dimampukan untuk melewati berbagai tantangan dan dipersiapkan menjadi utusan Tuhan serta bagian dari gereja-Nya yang sempurna.
Pada akhirnya, keberhasilan kita sebagai orang percaya tidak hanya diukur dari apa yang kita capai di dunia ini, tetapi dari seberapa besar ketaatan dan pengiringan kita kepada Tuhan. Amin (*)
Editor : Deiby Rotinsulu