Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Bangkitkan Sekolah GMIM, Tim Transformasi Pendidikan Segera Dibentuk

Kenjiro Tanos • Selasa, 16 Juni 2026 | 13:58 WIB
Forum Group Discussion Tindak Lanjut Seminar Misi Pendidikan GMIM yang berlangsung di BPMP Sulut
Forum Group Discussion Tindak Lanjut Seminar Misi Pendidikan GMIM yang berlangsung di BPMP Sulut

 

MANADOPOST.ID - Upaya membangkitkan kembali kualitas pendidikan di lingkungan Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) memasuki babak baru.

Forum Group Discussion (FGD) Tindak Lanjut Seminar Misi Pendidikan GMIM yang digelar di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulawesi Utara, Pineleng Dua, Sabtu (13/6), menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk memperkuat masa depan sekolah-sekolah GMIM.

Forum yang dihadiri unsur Yayasan Pendidikan A.Z.R. Wenas, akademisi, kepala sekolah, pendeta, pemerintah daerah, praktisi pendidikan, hingga widyaprada BPMP Sulut itu menjadi ruang merumuskan langkah konkret menjawab berbagai persoalan pendidikan yang selama ini dihadapi sekolah-sekolah GMIM.

Pnt. Febry H.J. Dien, ST, M.Inf.Tech.(Man), yang juga Kepala BPMP Sulawesi Utara, menegaskan perlunya langkah transformasi yang terstruktur melalui pembentukan Tim Transformasi Pendidikan GMIM. Menurutnya, kebangkitan pendidikan GMIM tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi seluruh komponen gereja, lembaga pendidikan, pemerintah, dan masyarakat.

“Pembentukan Tim Transformasi Pendidikan GMIM diharapkan menjadi tonggak awal kebangkitan pendidikan GMIM yang dilakukan secara bersama-sama untuk menjawab tantangan pendidikan saat ini dan masa depan,” kata Febry.

Ia menjelaskan, terdapat tiga fokus utama yang harus segera dibenahi, yakni peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan kependidikan, perbaikan sarana dan prasarana sekolah, serta penguatan tata kelola sistem pendidikan GMIM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

Dalam diskusi yang berlangsung dinamis, sejumlah persoalan di lapangan turut mengemuka. Mulai dari kerusakan fasilitas sekolah, keterbatasan jumlah peserta didik, kebutuhan guru, kesejahteraan tenaga pendidik non-ASN, hingga persoalan status lahan yang menghambat program revitalisasi sekolah.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Minahasa Selatan, Dr. Fietber Raco, M.Pd., menyoroti tantangan akses layanan pendidikan dan menurunnya jumlah siswa di sejumlah sekolah GMIM. Ia juga mengusulkan pengembangan sekolah unggulan di setiap rayon serta dukungan anggaran pendidikan yang lebih kuat dari jemaat.

Sementara itu, Prof. Dr. Jeffrey Lengkong, M.Pd., menekankan pentingnya membangun jejaring dan kolaborasi untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Sedangkan Wakil Rektor UKIT Tomohon, Dr. Yoppy Pangemanan, MM., mendorong pengembangan program berbasis kecerdasan buatan, keamanan siber, teknologi digital, dan budaya riset sebagai bagian dari transformasi pendidikan GMIM.

Di akhir forum, peserta menyepakati sejumlah rekomendasi yang akan disampaikan kepada BPMS GMIM.

Selain pembentukan Tim Transformasi Pendidikan GMIM, rekomendasi tersebut mencakup revitalisasi sarana dan prasarana sekolah, penguatan tata kelola pendidikan, asesmen berkala kepala sekolah dan guru, penyempurnaan regulasi pendidikan, serta peningkatan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan.

FGD ini sekaligus menjadi penegasan bahwa upaya membangun kembali kejayaan pendidikan GMIM tidak boleh berhenti pada diskusi.

Seluruh peserta bersepakat mendorong langkah nyata dan program berkelanjutan agar sekolah-sekolah GMIM mampu mencetak generasi unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (tkg)

Editor : Kenjiro Tanos
#Pendidikan Sulawesi Utara #Pendidikan GMIM #Tim Transformasi Pendidikan GMIM #Febry Dien #Sekolah GMIM