Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

RHK GMIM Senin 22 Juni 2026, Kejadian 9:3-4 Menjalani Ketidaknyamanan Dalam Ketaatan

Aprilia Sahari • Kamis, 18 Juni 2026 | 09:39 WIB
Logo GMIM
Logo GMIM

RHK GMIM Senin 22 Juni 2026

Kejadian 9:3-4

(3) Segala yang bergerak, yang hidup, akan menjadi makananmu. Aku telah memberikan semuanya itu kepadamu seperti juga tumbuh-tumbuhan hijau. 
(4) Hanya daging yang masih ada nyawanya, yakni darahnya, janganlah kamu makan. 

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus. 
Dalam budaya Minahasa, setiap binatang yang bisa diolah dengan bumbu disebut ikang. 

Entahkah itu binatang darat, laut atau udara, semua yang dimasak dengan bumbu dan disajikan di meja bisa dimakan. 

Menu masakan Minahasa yang terkenal ekstrem ini bahkan menjadi ikon yang memancing para wisatawan untuk datang di tanah Minahasa. 

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus. 
Perubahan menu makanan Nuh dari vegetarian menjadi pemakan segala yang boleh dimakan terjadi pasca peristiwa air bah. 

Keadaan ini tidak pemah mereka bayangkan sebelumnya.

Nuh yang hanya bisa mengolah tumbuhan hijau, buah-buahan, kacang-kacangan dan sebagainya, kini harus belajar caranya mengolah binatang untuk dimakan.

Bahkan Tuhan Allah juga memberi perintah tambahan, yakni daging (atau binatang) yang masih hidup (atau berdarah) tidak boleh dimakan (ay. 4).

Perubahan signifikan terhadap makanan manusia ini tentu disebabkan oleh peristiwa air bah, di mana banjir menghancurkan segala tumbuhan yang awalnya menjadi makanan manusia.

Sekalipun kuasa atas binatang diberikan Tuhan Allah kepada Nuh, namun dia tidak boleh menyalahgunakannya dengan memperlakukan binatang sesuka hatinya.

Semua yang hidup dan bergerak itu berharga di mata-Nya. 

Jangan sampai manusia menjadi tuhan atas sesama ciptaan dan menyiksa binatang sekalipun kita bisa memakannya.

Relasi antara manusia dan binatang yang awalnya harmonis, pasti berubah karena kini binatang memandang manusia bukan lagi sebagai pemelihara, tapi justru sebagai predator.

Perintah Tuhan Allah ini membawa perubahan besar dalam kehidupan Nuh dan setiap perubahan membutuhkan waktu supaya terbiasa dijalani. 

Namun demikian, Nuh tetap taat. 

Nuh percaya bahwa semua yang dialaminya bersama Tuhan Allah adalah yang terbaik. 

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Ada hal-hal tertentu dalam hidup keluarga yang tidak dapat kita kendalikan.

Sekeras apapun kita berusaha, jika perubahan itu sudah terlaksana maka mau-tidak-mau, kita harus turut dalam perubahan itu. 

Sebagai keluarga Kristen, ketika harapan dan usaha kita tidak sesuai dengan apa yang Tuhan Allah berikan, belajarlah untuk percaya dan berserah penuh kepada-Nya.

Menjalani suasana tidak nyaman pasti membentuk iman kita menjadi lebih dewasa.

Bahkan kitapun belajar untuk lebih percaya bahwa apa yang Tuhan Allah berikan itu pasti terbaik bagi kehidupan kita. Amin. 

Doa: Ya Tuhan Allah yang baik, ajarlah kami untuk berserah pada semua ketetapan dan rencana-Mu dan mampukanlah kami untuk terus percaya bahwa apa yang Engkau berikan untuk kami adalah hal yang terbaik. Kami berdoa dalam nama Anak-Mu Yesus Kristus. Amin. 

Baca Juga: RHK GMIM Minggu 21 Juni 2026, Kejadian 9:1-2 Berkat Dan Tanggung Jawab

Editor : Aprilia Sahari
#RHK GMIM Senin 22 Juni 2026 #RHK #GMIM #Renungan GMIM