Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

RHK GMIM Kamis 25 Juni 2026, Kejadian 9:8-11 Perjanjian Damai Atas Seluruh Ciptaan

Aprilia Sahari • Kamis, 18 Juni 2026 | 10:39 WIB
Logo GMIM
Logo GMIM

RHK GMIM Kamis 25 Juni 2026

Kejadian 9:8-11

(8) Berfirmanlah Allah kepada Nuh dan kepada anak-anaknya yang bersama-sama dengan dia: 
(9) "Sesungguhnya Aku mengadakan perjanjian-Ku dengan kamu dan dengan keturunanmu, 
(10) dan dengan segala makhluk hidup yang bersama-sama dengan kamu: burung-burung, ternak dan binatang-binatang liar di bumi yang bersama-sama dengan kamu, segala yang keluar dari bahtera itu, segala binatang di bumi. 
(11) Maka Kuadakan perjanjian-Ku dengan kamu, bahwa sejak ini tidak ada yang hidup yang akan dilenyapkan oleh air bah lagi, dan tidak akan ada lagi air bah untuk memusnahkan bumi."

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus.
Krisis ekologi telah menjadi masalah global yang tidak bisa  dibiarkan demi kelangsungan hidup semua ciptaan di bumi.

Masifnya pembangunan yang menekankan pertumbuhan ekonomi dan industri telah mengabaikan pemeliharaan lingkungan bahkan merusak ekosistem. 

Beberapa tempat di Indonesia telah mengalami kerusakan alam skala besar akibat adanya penggundulan hutan(deforestasi).

Rusaknya hutan Kalimantan yang terkenal sebagai paru-paru dunia dan aktivitas pertambangan di Papua yang tidak hanya mengeruk hasil bumi melampaui ambang batas, tapi juga merusak lingkungan hidup dan ekosistem laut. 

Kejatuhan manusia dalam dosa berdampak langsung pada relasinya dengan alam sebagai sesama ciptaan.

Ketika manusia berdosa, maka alam menjadi sasaran ambisi dan keserakahan manusia.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus. 
Hukuman air bah memberi pelajaran penting bahwa akibat dosa yang dilakukan manusia, seluruh alam ikut menanggung  hukumannya. 

Awalnya, Tuhan Allah hanya membentuk perjanjian dengan Nuh pra-air bah (Kej. 6:18), namun dimensi perjanjian ini berubah menjadi perjanjian damai yang bersifat holistik, mencakup seluruh alam semesta (Kej. 9:10). 

Perjanjian yang disampaikan Tuhan Allah kepada Nuh dan keturunannya, sama sekali tidak hanya berpusat pada manusia (antroposentris).

Tuhan Allah memasukkan seluruh ciptaan dalam perjanjian-Nya ini, menyadarkan kita bahwa pemulihan dan pendamaian-Nya tidak hanya berlaku bagi manusia, tapi seluruh ciptaan. 

Inilah sebabnya perjanjian damai ini juga disebut sebagai perjanjian kosmik (dunia, alam semesta) yang hanya akan dapat dijumpai pada kisah tentang Nuh. 

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus. 
Rekonsiliasi antara Tuhan Allah dengan manusia melalui perjanjian-Nya menciptakan pemulihan holistik terhadap seluruh alam semesta. 

Tuhan Allah tidak hanya mengasihi manusia berdosa, tapi juga seluruh alam dan segala isinya. 

Sudah saatnya kehadiran manusia di bumi ciptaan Tuhan Allah ini untuk menciptakan pendamaian sempuma yang memulihkan bumi.

Manusia bukan pusat ciptaan dan alam tidak diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia saja. 

Alam dan manusia adalah sesama ciptaan yang saling membutuhkan untuk keberlangsungan hidup satu sama lain. 

Kini setiapkali memandang ke langit dan melihat pelangi, kita tidak hanya mengingat janji Tuhan Allah yang tidak akan memusnahkan alam, tapi juga mengingat tanggung jawab kita sebagai keluarga Kristen untuk memelihara dan melestarikan seluruh ciptaan-Nya, serta menjaga mata rantai kehidupan. Amin. 

Doa: Ya Tuhan Allah, ampunilah kami manakala sikap yang kami tunjukkan terhadap alam bukan memeliharanya tapi justru merusaknya. Ajarilah kami untuk hidup berdamai dengan alam dan bertanggung jawab atas lingkungan di mana kami tinggal, serta memulai perilaku hidup yang melestarikan alam. Kami berdoa dalam nama Anak-Mu Yesus Kristus. Amin.  

Baca Juga: RHK GMIM Minggu 21 Juni 2026, Kejadian 9:1-2 Berkat Dan Tanggung Jawab

Baca Juga: RHK GMIM Senin 22 Juni 2026, Kejadian 9:3-4 Menjalani Ketidaknyamanan Dalam Ketaatan

Baca Juga: RHK GMIM Selasa 23 Juni 2026, Kejadian 9:5-6 Menghargai Kehidupan

Baca Juga: RHK GMIM Rabu 24 Juni 2026, Kejadian 9:7 Membangun Keluarga Yang Diberkati

Editor : Aprilia Sahari
#RHK GMIM Kamis 25 Juni 2026 #RHK #GMIM #Renungan GMIM