Syalom,
Manusia meski dapat menunjukkan kekuatannya, namun begitu rapuh dan mudah hancur di bawah tekanan dunia yang berdosa dan rusak ini.
Rasul Paulus mengalaminya secara pribadi. Dalam 2 Korintus 11, Paulus mengalami keadaan yang tidak berdaya dan Allah menguatkannya: “Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu, sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna.”
Selalu ada harapan, meski anak-anak Allah yang paling tangguh sekalipun tahu betul bahwa dunia ini terlalu berat untuk dihadapi sendiri.
Karena itu, dengan sukarela, kita mengandalkan kekuatan kasih karunia-Nya untuk dapat bertahan. Seperti Paulus, kiranya kita menerima kelemahan kita supaya kuasa Allah memampukan kita menanggungnya.
Amin.