Syalom,
Orang percaya dibenarkan di hadapan Allah bukan karena perbuatan baik atau pencapaian mereka. Tetapi kita diselamatkan oleh kasih karunia-Nya, Allah memanggil kita untuk hidup kudus—dikhususkan bagi-Nya—dan kita merespons dengan kesungguhan dan rasa syukur.
Dalam kerinduan kita untuk menaati dan menyenangkan-Nya, Dia pun memampukan dan menolong kita untuk melakukannya.
Jika kita berbuat salah, Dia akan menyatakannya kepada kita (Flp. 3:15), memberi kita kekuatan untuk melawan godaan (1 Kor. 10:13), dan memampukan kita melakukan apa yang benar di mata-Nya (Ef. 2:10).
Amin.