Syalom,
Penulis Kitab Ibrani menulis tentang Nuh, yang “karena iman . . . ditentukan untuk menerima kebenaran, sesuai dengan imannya” (11:7). Selain itu ada pula Abraham, Ishak, Yakub (ay. 8-21), Musa (ay. 23-28), dan banyak lagi. Mereka semua menjadi teladan yang mengilhami kita.
Tantangan terhadap iman memberi kita kesempatan untuk bertekun di dalam Kristus. Dengan kuasa-Nya, kita dapat melakukannya.
Saat kita bertekun di dalam Tuhan Yesus, Dia akan memberi kekuatan untuk terus maju dan berhasil.
Amin.