Syalom,
Di tengah rasa kecemasan yang mungkin ditimbulkan oleh hilangnya sesuatu, baiklah kita merenungkan ucapan Pengkhotbah: "kepada orang yang dikenan-Nya Ia mengaruniakan hikmat, pengetahuan dan kesukaan." (Pengkhotbah 2:26).
Sang pengkhotbah merenungkan makna kehidupan dan bagaimana seseorang dapat menemukan kenikmatan dari hasil jerih lelahnya.
Kita mungkin menyesali sesuatu yang hilang, tetapi sesungguhnya hidup kita jauh lebih bermakna daripada sekadar memiliki sesuatu. Karena kehidupan ini mengarahkan kita kepada kepuasan sejati yang hanya dapat ditemukan di dalam Yesus Kristus.
Amin.