RHK GMIM Selasa 28 Juli 2026, Yohanes 8:5-6 Jangan Gunakan Ayat Alkitab Untuk Menghakimi

Aprilia Sahari • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 10:08 WIB
Logo GMIM
Logo GMIM

RHK GMIM Selasa 28 Juli 2026

Yohanes 8:5-6

(5) Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?" 
(6) Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai Dia, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan-Nya. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari-Nya di tanah. 

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, 
Sebagai manusia, ada banyak dari kita yang suka membicarakan kesalahan orang lain? 

Sebagian orang menganggap hal ini sebagai sesuatu yang wajar. 

Bahkan parodi atau olokan/sindiran yang ditayangkan di layar televisi berisi konten-konten penuh bully-an terhadap orang lain. 

Juga tidak jarang orang memakai ayat Alkitab untuk menjatuhkan atau menghakimi orang lain.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, 
Firman Tuhan Allah pada hari ini mengisahkan terjadinya ketegangan akibat masalah moral dan hukum. 

Setelah menyeret seorang perempuan yang tertangkap berzinah, kini para ahli Taurat dan orang Farisi mengutip hukum Musa yang memerintahkan agar pelaku dosa seperti ini dilempari batu sampai mati. 

Mereka tidak semata-mata mengadili perempuan yang kedapatan berzinah, melainkan mereka sedang menjebak Yesus Kristus, supaya bisa menyalahkan-Nya.

Namun Yesus Kristus menanggapi dengan sangat mengejutkan. 

Ia tidak langsung menjawab, tetapi membungkuk dan menulis di tanah.

Tindakan ini mengandung makna spititual dan moral yang sangat dalam.

Hukum memang penting, tetapi kasih jauh lebih utama.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, 
Dalam kehidupan sehari-hari, kita juga mungkin pernah memakai "aturan" untuk menyalahkan orang lain, bahkan bagi anggota keluarga kita sendiri.

Kita menuntut tanpa belas kasihan, menghakimi tanpa cinta dan lupa bahwa Tuhan Allah memanggil kita bukan hanya untuk taat hukum, tapi juga menghidupi kasih yang memulihkan.

Hukum tanpa kasih hanya akan menghancurkan.

Sebaliknya, kasih yang disertai kebenaran akan membawa pertobatan sejati. 

Yesus Kristus tidak terpancing oleh jebakan manusia. 

Sangat menarik bahwa Yesus Kristus tidak langsung menjawab. 

Ia tenang. 

Ia tidak terburu-buru. 

Ia tahu niat hati manusia dan memilih untuk merespons dengan hikmat, bukan emosi. 

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, 
Sebagai keluarga Kristen, kita butuh belajar hal yang sama.

Ketika terjadi konflik, kesalahan atau perbedaan pendapat, jangan langsung bereaksi. 

Belajarlah dari Yesus Kristus. 

Diam sejenak, pikirkan dengan bijaksana dan bawa persoalan kepada Tuhan Allah sebelum mengambil tindakan. 

Kadang dalam keheningan.

Tuhan Allah justru sedang bekerja menyentuh hati yang keras.

Jangan remehkan kekuatan respons yang tenang dan penuh pertimbangan. Amin.

Doa: Ya Tuhan Allah, ajarlah kami untuk hidup saling mengasihi dan jauhkanlah kami menghakimi sesama dengan menggunakan ayat-ayat alkitab, melainkan menegur dengan kasih. Dalam nama Yesus Kristus. Amin. 

Baca Juga: MTPJ GMIM 26 Juli-1 Agustus 2026, Yohanes 7:53-8:11 Pergilah Dan Jangan Berbuat Dosa Lagi Mulai Dari Sekarang

Baca Juga: RHK GMIM Minggu 26 Juli 2026, Yohanes 7:53-8:1-2 Datang Kepada Yesus Sumber Pengajaran

Baca Juga: RHK GMIM Senin 27 Juli 2026, Yohanes 8:3-4 Jangan Cepat Menghakimi

Editor : Aprilia Sahari
RHK GMIM Selasa 28 Juli 2026 RHK GMIM Renungan GMIM