Khotbah Pantekosta Pdt Yvonne Awuy Lantu, Mazmur 73:1 Hati yang Tulus Menikmati Kebaikan Allah

Deiby Rotinsulu • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 15:10 WIB
Pdt. Yvonne Indria Awuy Lantu adalah Ketua Majelis Daerah (MD) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara
Pdt. Yvonne Indria Awuy Lantu adalah Ketua Majelis Daerah (MD) Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) Sulawesi Utara

 

Pembacaan : Mazmur 73:1 

Maz 73:1 Allah baik buat mereka yang tulus hatinya dan bersih hatinya.

Hati, dalam kehidupan ini dari hati lah terpancar segala yang baik dan segala yang jahatt. Keingi- nan Hati kita tidak bisa kita bendung atau halangi, hatiku adalah raja ku.

Alkitab mengatakan kita harus menjaga hati kita, karena dari hati ini keluar yang baik dan keluar yang jahat,

Allah itu baik bagi yang tulus hati dan bersih hatinya, jadi kalo kita mau segala kebaikan yang berasal dari Allah kita harus jaga hati kita supaya tulus dan bersih. Tidak ada cemburu, tidak ada sakit hati, dan kepahitan.

Maka kita harus jaga hati kita, supaya tulus dan bersih, jangan sampai bercokol atau dicemari yang jahat, tidak ada íri dan dengki.

Maz 24:4-5 Hati ini murni maka tangan kita akan bersih, tidak melakukan hal-hal yang tidak diing- inkan, Dan hal yang jahat, Buat dia yang punya tangan bersih dan hati yang murni dia yang menerima berkat dan keadilan yang dari Tuhan yang menyelamatkan kita.

Kalo kita tidak jaga hati yang tulus dan murni maka setiap berkat Tuhan tidak akan bisa kita nikmati. Yang murni dan bersih hatinya menikmati Berkat jasmani dan berkat ilahi yaitu berkat damai dan sukacita Allah, Dan setiap berkat jasmani maupun rohani kita boleh pake untuk menjadi berkat buat orang lain.

Keadilan Tuhan Akan menyelamatkan kita.

Baca Juga: Renungan Pantekosta Jumat 24 Juli 2026, Imamat 11–12 Hidup Kudus di Tengah Dunia yang Tidak Kudus

Apa arti berkat jasmani kalo kita tidak menerima keadilan Allah yang membawa keselamatan, Berkat keselamatan itulah yang utama, supaya ketika waktunya tiba, ketika kematian menghampiri kita, kita tidak kesasar, kita sampai ke tujuan ilahi yaitu keselamatan kekal,

Kematian adalah jembatan emas menuju pada kekekalan. Kita pindah dari dunia yang penuh dengan pencobaan, penuh dengan petaka dan penyakit ke tempat senang kekal selama-lamanya, di sorga mulia, itulah berkat yang kita cari di dunia ini.

Dalam Yesus ada kepastian keselamatan, tidak ada mudah-mudahan tapi pasti kita diselamatkan. Mat 5:7-8 Orang yang murah hati, karena mereka beroleh kemurahan, lawan dari murah hati adalah pelit, murah hati suka berbagi.

Kita adalah satu Tubuh Yesus adalah kepala, jadi kita adalah satu anggota Tubuh kristus, jadi saling menopang saling menguatkan dan mendoakan, kalo tangan sakit tentu kaki dan bagian lainnya ikut merasakan sakit dan kita mendoakan supaya sembuh, saling menolong satu dengan yang lain.

Berbahagialah orang yang suci hatinya karena mereka akan melihat Allah,

Kalo tidak suci hatinya bagaimana mau masuk sorga tempat tinggal Allah, sedang mau liat saja tidak bisa. Karena hanya mereka yang suci hatinya yang melihat Allah.

Mat 5:9 Kita anak-anak Allah, Maka Kita menjadi pembawa damai.

lbr 4:12 firman Allah seperti pedang bermata dua, dia mengerti isi hati kita, kita manusia seringkali lain di mulut lain dihati, tapi Tuhan mengetahui isi hati kita.

Hidup benar dan jujur di hadirat Allah, jaga hati tetap suci dan bersih. Membuat kita suci dan bersih dalam segala hal. Amin (*)
            

Editor : Deiby Rotinsulu
Mazmur 73:1 Hati yang Tulus Menikmati Kebaikan Allah Pdt Yvonne Awuy Lantu Khotbah Pantekosta