GMIM Anugerah Tolok Satu Diresmikan, Jadi Jemaat ke-1.088

Tanya Rompas • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 20:44 WIB
GMIM Anugerah Tolok Satu Diresmikan, Jadi Jemaat ke-1.088
GMIM Anugerah Tolok Satu Diresmikan, Jadi Jemaat ke-1.088

MANADOPOST.ID– Jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Anugerah Tolok Satu resmi berdiri dan menjadi jemaat GMIM ke-1.088, usai dimekarkan dari GMIM Imanuel Tolok.

Peresmian tersebut berlangsung dalam ibadah pada Sabtu (8/8), yang dirangkaikan dengan pelantikan Pdt Jane Jois Weol MTh sebagai Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) Anugerah Tolok Satu, serta penerimaan Pdt Novy Meidy Dalapis STh sebagai pendeta jemaat.

Peresmian Jemaat Anugerah Tolok Satu dilakukan Wakil Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM, Pdt Yani Rende MTh bersama Bupati Minahasa, Dr. Robby Dondokambey SSi MAP.

Dalam khotbahnya, Pdt Yani Rende menegaskan bahwa pemekaran jemaat bukan dimaksudkan untuk memisahkan, melainkan bagian dari proses pertumbuhan pelayanan gereja.

“Pemekaran bukan untuk memisahkan. Pemekaran adalah sebuah pertumbuhan sebuah jemaat. Seperti pohon yang bertumbuh dan bercabang dan berbuah. Demikianlah sebuah pemekaran,” ujar Pdt Rende.

Menurutnya, pemekaran juga menjadi bagian dari upaya memastikan pelayanan kepada jemaat dapat dilakukan secara lebih baik dan efektif.

Ibadah peresmian tersebut dihadiri ratusan jemaat GMIM Tolok, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, para Pelayan Khusus (Pelsus), serta jemaat Paulus Titiwungen. Turut hadir jajaran Polres Minahasa, Muspika Kecamatan Tompaso dan sejumlah undangan lainnya.

Dengan diresmikannya Jemaat Anugerah Tolok Satu, diharapkan pertumbuhan jemaat tidak hanya ditandai dengan pemekaran secara kelembagaan, tetapi juga semakin memperkuat pelayanan, persekutuan dan kesaksian gereja di tengah masyarakat.(***)

Editor : Tanya Rompas
GMIM Anugerah Tolok Satu