Draft Revisi Tata Gereja GMIM,  BPMW Dicoret Diganti Korwil, Sentralisasi Wilayah jadi G1T

Clavel Lukas • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 08:36 WIB

 

Tata Gereja GMIM
Tata Gereja GMIM

MANADOPOST.ID--Pada 24, 25, dan 26 September 2026, GMIM melaksanakan Sidang Umum Sinode Istimewa guna merevisi Tata Gereja. 

Dalam draft Tata Gereja GMIM 2026 yang dijemaatkan, tinggal 2 aras: jemaat dan sinode. Aras wilayah hilang. 

BPMW tidak ada lagi. Tapi diganti seorang Pendeta saja sebagai Koordinator Wilayah. 

Apakah sentralisasi wilayah hilang ? Tidak. Namun sentralisasi wilayah 5 persen yang selama ini akan dialihkan ke Gerakan Rp1 Triliun untuk memperkuat keuangan GMIM. 

Beda pendapat di draft ini sangat tajam.
Nah, di Sidang Istimewa, sekira 2 ribu Anggota Majelis Sinode akan menentukan, apakah aras wilayah tetap ada, ataukah sesuai draft yang diedarkan. 
Voting terbuka kans terjadi. 

Ketua BPMS GMIM Pdt DR Adolf Wenas mengatakan, momentum ini strategis dan menentukan GMIM ke depan.

Dia mencatat, sudah 14 kali dilakukan revisi Tata Gereja. Artinya, GMIM responsif terhadap perubahan.(*)

Editor : Clavel Lukas
Tata Gereja Sentralisasi GMIM BPMW