RHK GMIM Jumat 25 September 2026, Yohanes 10:17-18 Taat Kepada Kehendak Tuhan Allah

Aprilia Sahari • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 15:14 WIB
Logo GMIM
Logo GMIM

 

Logo GMIM
Logo GMIM

RHK GMIM Jumat 25 September 2026

Yohanes 10:17-18

(17) Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali. 
(18) Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku."

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Kehidupan sering membuat kita harus memilih dan menghadapi berbagai tantangan.

Tidak selalu mudah untuk menyesuaikan keinginan pribadi dengan apa yang Tuhan Allah kehendaki dalam hidup kita. 

Kadang, ada saatnya hati kita ingin sesuatu yang berbeda dari yang Tuhan Allah inginkan. 

Masa-masa sulit, tantangan yang berat dan godaan yang sulit dihindari, menjadi tantangan nyata bagi setiap orang percaya. 

Sebab dalam situasi seperti itu, orang percaya dituntut untuk menunjukkan ketaatan dan kesetiaannya kepada Tuhan Allah.

Banyak yang mampu bertahan dalam iman dan tetap taat/setia, namun tidak sedikit juga yang kemudian beralih dan menjadi tidak percaya lagi kepada Yesus Kristus. 

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Dalam ayat 17-18, Yesus Kristus berkata, 'Bapa  mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali.

Tidak seorang pun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan mengambilnya kembali. Inilah tugas yang kuterima dari Bapa-Ku.' 

Melalui kata-kata ini, Yesus Kristus menegaskan bahwa pengorbanan-Nya bukan karena dipaksa atau tidak ada pilihan, tetapi karena keputusan-Nya sendiri yang lahir dari kasih dan ketaatan kepada Allah Bapa. 

Ia rela menyerahkan nyawa-Nya demi tugas yang diberikan Allah Bapa, dengan penuh kesadaran dan kerelaan. 

Ini adalah bentuk kasih yang paling besar, sekaligus bukti bahwa Yesus Kristus mempercayakan hidup-Nya sepenuhnya kepada kehendak Allah Bapa, bukan kepada kehendak manusia.

Ketaatan Yesus Kristus adalah contoh nyata bagi semua orang percaya, bahwa taat itu bukan sekadar melakukan aturan, tapi sungguh-sungguh percaya dan berserah kepada rencana Tuhan Allah yang terbaik.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, 
Sebagai pengikut Yesus Kristus, kita pun diajak belajar untuk taat seperti Dia. 

Taat kepada Tuhan Allah artinya bersedia mengikuti kehendak-Nya, walaupun kadang sulit dan tidak sesuai harapan kita.

Mulailah dari hal-hal kecil: berdoa sebelum mengambil keputusan, berani berkata benar walau mungkin sulit dan setia dalam tanggung jawab kerja dan pelayanan. 

Jika mau belajar taat, perlahan-lahan kita akan melihat bahwa kehendak Tuhan Allah selalu mendatangkan damai, sukacita dan berkat dalam hidup kita. 

Doa: Ya Tuhan Allah, ajari kami untuk taat seperti Yesus Kristus. Kuatkan hati kami supaya bisa percaya dan berserah pada kehendakMu, walau kadang kami sulit memahami rencana-Mu. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin 

Baca Juga: RHK GMIM Minggu 20 September 2026, Yohanes 10:1-6 Mengenal Yesus Sebagai Gembala

Baca Juga: RHK GMIM Senin 21 September 2026, Yohanes 10:7-10 Yesus Kristus Adalah Pintu Keselamatan

Baca Juga: RHK GMIM Selasa 22 September 2026, Yohanes 10:11-13 Pengorbanan Gembala Yang Baik

Baca Juga: RHK GMIM Rabu 23 September 2026, Yohanes 10:14-15 Mengenal Yesus Kristus Secara Pribadi

Baca Juga: RHK GMIM Kamis 24 September 2026, Yohanes 10:16 Merangkul Semua Orang Tanpa Membedakan

Editor : Aprilia Sahari
RHK GMIM Jumat 25 September 2026 RHK GMIM Renungan GMIM