RHK GMIM Sabtu 26 September 2026
Yohanes 10:19-21
(19) Maka timbullah pula pertentangan di antara orang-orang Yahudi karena perkataan itu. Banyak di antara mereka berkata:
(20) "Ia kerasukan setan dan gila; mengapa kamu mendengarkan Dia?"
(21) Yang lain berkata: "Itu bukan perkataan orang yang kerasukan setan; dapatkah setan memelekkan mata orang-orang buta?"
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Dalam hidup sehari-hari, kita selalu diperhadapkan pada banyak pilihan.
Salah satu pilihan terpenting adalah soal iman.
Tidak semua orang langsung bisa percaya pada hal-hal yang tidak kelihatan, apalagi jika berkaitan dengan perkara rohani.
Sama seperti ketika Yesus Kristus hadir di tengah-tengah masyarakat pada zamannya, tanggapan orang sangat berbeda-beda.
Ada yang dengan mudah percaya pada-Nya, namun ada juga yang ragu, bahkan menolak-Nya.
Hingga saat ini, setiap orang tetap harus memilih sendiri: apakah sungguh-sungguh mau percaya kepada Yesus Kristus atau menolak-Nya.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Yohanes 10:19-21, setelah Yesus Kristus berbicara tentang diri-Nya sebagai Gembala yang baik, terjadi perdebatan di antara orang-orang Yahudi.
Sebagian mengatakan bahwa Yesus Kristus kerasukan dan tidak waras, sementara yang lain tidak bisa menolak bukti bahwa Dia melakukan banyak mujizat, seperti membuat orang buta bisa melihat dan sebagainya.
Bagian ini memperlihatkan bahwa berjumpa dengan Yesus Kristus selalu menuntut respons pribadi.
Tidak cukup hanya mendengar kisah tentang Dia atau mengetahui ajaran-Nya.
Setiap orang diajak untuk mengambil keputusan: menerima dan percaya kepada-Nya atau menolak-Nya.
Dalam pemahaman iman Kristen, percaya kepada Yesus Kristus bukan soal dipaksa, melainkan keputusan hati yang lahir dari mengenal dan mengalami kasih-Nya.
Yesus Kristus selalu memberikan undangan terbuka saja yang mau percaya.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Dalam kehidupan kita. kadang-kadang tidak mudah untuk percaya sepenuhnya pada Yesus Kristus, apalagi saat menghadapi masalah atau ketika harapan tidak kunjung terwujud.
Ada kalanya keraguan datang.
Namun, iman sejati adalah memilih untuk tetap percaya kepada Yesus Kristus, walaupun belum melihat jawabannya.
Kita diingatkan untuk membuka hati, mencari Yesus Kristus melalui doa dan firman-Nya serta membiarkan Dia menjadi penuntun hidup.
Mempercayakan masa depan kepada Yesus Kristus adalah langkah iman yang akan membawa ketenangan dan kekuatan baru setiap hari.
Doa: Ya Tuhan Allah, ajari kami untuk selalu berani memilih percaya pada-Mu, meski kami sering ragu dan lemah. Kuatkan hati kami agar tetap percaya setia mengikuti-Mu. Dalam nama Yesus berdoa. Amin.
Baca Juga: RHK GMIM Minggu 20 September 2026, Yohanes 10:1-6 Mengenal Yesus Sebagai Gembala
Baca Juga: RHK GMIM Senin 21 September 2026, Yohanes 10:7-10 Yesus Kristus Adalah Pintu Keselamatan
Baca Juga: RHK GMIM Selasa 22 September 2026, Yohanes 10:11-13 Pengorbanan Gembala Yang Baik
Baca Juga: RHK GMIM Rabu 23 September 2026, Yohanes 10:14-15 Mengenal Yesus Kristus Secara Pribadi
Baca Juga: RHK GMIM Kamis 24 September 2026, Yohanes 10:16 Merangkul Semua Orang Tanpa Membedakan
Baca Juga: RHK GMIM Jumat 25 September 2026, Yohanes 10:17-18 Taat Kepada Kehendak Tuhan Allah
Editor : Aprilia Sahari