RHK GMIM Selasa 29 September 2026,1 Timotius 3:4-5 Kepala Keluarga Yang Baik, Dapat Mengurus Jemaat

Aprilia Sahari • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 10:30 WIB
Logo GMIM
Logo GMIM

RHK GMIM Selasa 29 September 2026

1 Timotius 3:4-5

(4) seorang kepala keluarga yang baik, disegani dan dihormati oleh anak-anaknya. 
(5) Jikalau seorang tidak tahu mengepalai keluarganya sendiri, bagaimanakah ia dapat mengurus Jemaat Allah?

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, 
Paulus menegaskan bahwa kemampuan seorang penilik jemaat dalam mengurus keluarga menjadi tolak ukur utama dalam memimpin jemaat.

'Mengepalai keluarganya dengan baik' berarti menunjukkan kepemimpinan yang bertanggung jawab, penuh kasih, disiplin dan dihormati oleh anggota keluarga. 

Seorang kepala keluarga yang baik memelihara keharmonisan dan ketertiban rumah tangga sebagai cerminan kepemimpinan rohani yang matang. 

Kata tahu, Yunani (oiden) artinya: Tahu, mengerti, paham atau memiliki kemampuan keahlian. 

Kata ini bukan sekadar tahu secara teori di kepala, melainkan tahu dan memiliki keterampilan praktis yang sudah teruji melalui pengalaman sehari-hari. 

Selanjutnya mengepalai, Yunani (prostënai), artinya: mengepalai, memimpin, mengarahkan, mengayomi, merawat atau berdiri di depan. 

Kata ini sangat indah karena tidak bermakna 'memerintah bagai diktator'. 

Kepala keluarga Kristen memimpin dengan cara berdiri di depan untuk memberikan teladan hidup, memberikan perlindungan, mengayomi dan merawat kebutuhan spiritual dan fisik seluruh anggota keluarganya. 

Berarti menunjukkan kepemimpinan yang bertanggung jawab, penuh kasih, disiplin dan dihormati oleh anggota keluarga. 

Seorang kepala keluarga yang baik memelihara keharmonisan dan ketertiban rumah tangga sebagai cerminan kepemimpinan rohani yang matang. 

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, 
Pokok teologinya adalah bahwa pelayan gereja yang efektif harus berakar dari kehidupan pribadi dan keluarga yang teratur dan kudus.

Kepemimpinan dalam jemaat bukan hanya soal jabatan, tetapi juga tentang integritas dan konsistensi dalam kehidupan sehari-hari. 

Jika seseorang gagal memimpin keluarganya, belum siap mengemban tanggung jawab lebih besar dalam gereja. 

Sebagai keluarga Kristen kita dipanggil untuk menjadi unit pelayanan pertama yang mencerminkan kasih dan kepemimpinan Yesus Kristus. 

Marilah kita saling bergandengan tangan mewujudkan kepemimpinan rumah tangga yang baik, menjadi teladan dalam kasih, pengorbanan, disiplin dan kesetiaan. 

Membangun suasana harmonis, di mana suami-istri saling menghormati dan anak-anak tumbuh dalam rasa aman serta hormat kepada orangtua tidak bisa dilakukan hanya oleh kepala keluarga.

Ketika kepala keluarga mampu menuntun keluarganya dalam iman dan nilai-nilai Kristiani, seperti doa bersama, membaca Alkitab dan hidup dalam kebenaran, didukung oleh oleh seisi keluarga, maka keluarga menjadi tempat pembentukan karakter yang kokoh.

Anak-anak yang dibesarkan dalam suasana penuh kasih dan disiplin rohani akan siap berbuah bagi kemulissn Tuhan Allah. 

Dengan demikian, pemimpin keluarga Kristen yang memimpin keluarga dengan baik adalah  fondasi utama gereja yang hidup dan berbuah di tengah masyarakat. 

Dari pemimpin keluarga yang demikian lahir pemimpin yang dapat mengurus jemaat dengan baik.

Doa: Ya Tuhan Allah, kuatkanlah kami sebagai kepala keluarga untuk memimpin dengan kasih dan bijaksana. Jadikanlah rumah kami penuh damai, iman yang kokoh dan kesetiaan. Mampukan kami melayani-Mu dengan setia. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus kami berdoa. Amin.  

Baca Juga: MTPJ GMIM 27 Sep-3 Okt 2026 1 Timotius 3:1-13 Diuji Dahulu Baru Di Tetapkan Dalam Pelayanan

Baca Juga: RHK GMIM Minggu 27 September 2026, 1 Timotius 3:1 Jabatan Penilik Pekerjaan Yang Indah

Baca Juga: RHK GMIM Senin 28 September 2026, 1 Timotius 3:2-3 Penilik Jemaat Haruslah Orang Yang Tak Bercacat

Editor : Aprilia Sahari
RHK GMIM Selasa 29 September 2026 RHK GMIM Renungan GMIM