RHK GMIM Minggu 11 Oktober 2026
1 Samuel 16:1
(1) Berfirmanlah TUHAN kepada Samuel: "Berapa lama lagi engkau berdukacita karena Saul? Bukankah ia telah Kutolak sebagai raja atas Israel? Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan pergilah. Aku mengutus engkau kepada Isai, orang Betlehem itu, sebab di antara anak-anaknya telah Kupilih seorang raja bagi-Ku."
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus
Banyak di antara kita mengharapkan jabatan untuk diemban.
Tetapi berapa banyak orang yang tetap setia dengan tanggung jawab yang ia terima?
Ada kalanya peran dan tanggung jawab itu terbengkalai oleh karena kita diperhadapkan dengan berbagai pergumulan hidup sehingga semangat untuk melayani menjadi kendor.
Tantangan-tantangan hidup yang kita hadapi sering membuat kita patah semangat dan tidak bergairah untuk melanjutkan tanggung jawab yang telah di percayakan.
Keadaan seperti ini mengingatkan kita pada Samuel pada bacaan 1 Samuel 16:1, ketika Tuhan Allah berkata, "Isilah tabung tandukmu dengan minyak dan pergilah."
Di saat ia merasa berduka dengan Saul yang ditolak Tuhan Allah.
Seperti kata seorang teolog bernama Dietrich Bonhoeffer, "Ketika Yesus Kristus memanggil seseorang, Ia menyuruhnya datang dan taat."
Samuel diutus Tuhan Allah untuk pergi menjumpai keluarga Isai di Betlehem karena Ia telah memilih seorang raja pengganti Saul dari antara anak-anak Isai.
Tanggung jawab ini harus dilaksanakan oleh Samuel sebagai bentuk ketaatan dan kesetiaannya kepada Tuhan Allah.
Kata "Pergilah" adalah perintah Tuhan Allah untuk melaksanakan misi.
Hal ini menunjukkan bahwa Tuhan Allah selalu menyediakan apa yang kita butuhkan untuk menjalankan panggilan-Nya, asalkan kita bersedia melangkah dalam ketaatan.
Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Perintah Tuhan Allah kepada Samuel menjadi refleksi bagi kita sebagai keluarga Kristen agar tetap setia menjawab panggilan Tuhan Allah sebagi orang percaya.
Kita diingatkan bahwa apa pun dan bagaimana pun kondisi kita, biarlah tetap setia menjalankan perintah Tuhan Allah.
Jangan mengabaikan tanggung jawab yang dipercayakan Tuhan Allah bagi kita.
Dia pasti memampukan dan memberkati kita. Amin
Doa: Ya Bapa tuntunlah kami untuk mampu meninggalkan kekecewaan dan kegagalan serta melangkah pergi melaksanakan perintah-Mu dengan berani sebagai orang percaya dalam proses pemilihan pelayan Gereja-Mu. Dalam nama Yesus Kristus. Amin
Editor : Aprilia Sahari