RHK GMIM Jumat 16 Oktober 2026, 1 Samuel 16:8-11

Aprilia Sahari • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 13:55 WIB
Logo GMIM
Logo GMIM

RHK GMIM Jumat 16 Oktober 2026

Kita Tidak Akan Duduk Makan, Sebelum Ia Datang Kemari

1 Samuel 16:8-11

(8) Lalu Isai memanggil Abinadab dan menyuruhnya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata: "Orang inipun tidak dipilih TUHAN." 
(9) Kemudian Isai menyuruh Syama lewat, tetapi Samuel berkata: "Orang inipun tidak dipilih TUHAN." 
(10) Demikianlah Isai menyuruh ketujuh anaknya lewat di depan Samuel, tetapi Samuel berkata kepada Isai: "Semuanya ini tidak dipilih TUHAN." 
(11) Lalu Samuel berkata kepada Isai: "Inikah anakmu semuanya?" Jawabnya: "Masih tinggal yang bungsu, tetapi sedang menggembalakan kambing domba." Kata Samuel kepada Isai: "Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari."

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, 
Dalam proses pemilihan Pelayan Khusus, seringkali kita mengabaikan individu yang dianggap "tidak mungkin" karena berbagai alasan di antaranya usia yang masih muda, kurang dikenal atau hanya melakukan tugas-tugas sederhana yang tidak terlihat.

Namun, Alkitab mengajarkan bahwa Tuhan Allah selalu memperhatikan mereka yang setia dalam hal-hal kecil.

Abinadab dan Syama bukanlah pilihan Tuhan Allah. 

Ketika Samuel tidak menemukan pilihan di antara tujuh anak Isai yang tampak layak, ia bertanya, "Inikah anakmu semuanya?"

Isai menjawab, "Masih tinggal yang bungsu..."

Si bungsu yang sedang menggembalakan domba. 

Meski sepertinya tidak diperhitungkan, tetapi dialah yang Tuhan Allah nantikan untuk tugas yang besar. 

Keluarga Kristen yang terkasih dan diberkati oleh Tuhan Yesus 
Samuel dengan tegas menyatakan. "Suruhlah memanggil dia, sebab kita tidak akan duduk makan, sebelum ia datang ke mari." 

Ini bukan sekadar menunggu seorang anak, melainkan menunjukkan bahwa rencana Tuhan Allah harus berjalan sesuai kehendak-Nya yang kadang tidak dapat diselami oleh manusia. 

Daud bukanlah kandidat yang tepat di mata manusia, bahkan keluarganya, tetapi dia adalah pilihan dari Tuhan Allah. 

Ia mungkin tidak terlihat di depan mata, namun ada dalam hati Tuhan Allah. 

Kesetiaan Daud dipadang dalam kesunyian menjalani tugas sederhana, tetapi Tuhan Allah telah mempersiapkannya untuk melaksanakan panggilan yang agung. 

Ini mengajarkan kita bahwa Tuhan Allah sering memanggil mereka yang berada di tempat yang tidak terlihat, yang sering diabaikan oleh pandangan manusia.

Keluarga Kristen yang terkasih dan diberkati oleh Tuhan Yesus 
Firman ini mengingatkan kita untuk tidak terburu-buru menilai siapa yang layak untuk melayani.

Mungkin ada "Daud-Daud" di tengah jemaat kita. 

Mereka yang sederhana, tidak tersorot, tetapi hati mereka terikat pada Tuhan Allah.

Sesungguhnya Dia telah mempersiapkan mereka yang akan berada dalam karya-Nya. 

Mari kita dengarkan suara-Nya, bukan sekadar opini mayoritas.

Bagi anda yang merasa kecil atau tersembunyi, jangan menyerah! 

Tetaplah setia di "padang" anda, karena saat Tuhan Allah memanggil, anda akan diangkat dan diutus untuk tugas mulia ke depan. Amin 

Doa: Ya Tuhan Allah, Engkau memilih yang tersembunyi dan rendah hati untuk rencana-Mu yang mulia. Bentuklah hati kami agar setia seperti Daud dan siapkan kami untuk menjawab panggilan-Mu dengan iman. Dalam nama Yesus Kristus. Amin 

Editor : Aprilia Sahari
RHK GMIM Jumat 16 Oktober 2026 RHK GMIM Renungan GMIM