RHK GMIM Sabtu 17 Oktober 2026, 1 Samuel 16:12-13 Bangkitlah, Urapilah Dia Sebab Inilah Dia

Aprilia Sahari • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 14:00 WIB
Logo GMIM
Logo GMIM

RHK GMIM Sabtu 17 Oktober 2026

1 Samuel 16:12-13

(12) Kemudian disuruhnyalah menjemput dia. Ia kemerah-merahan, matanya indah dan parasnya elok. Lalu TUHAN berfirman: "Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia." 
(13) Samuel mengambil tabung tanduk yang berisi minyak itu dan mengurapi Daud di tengah-tengah saudara-saudaranya. Sejak hari itu dan seterusnya berkuasalah Roh TUHAN atas Daud. Lalu berangkatlah Samuel menuju Rama.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus,
Dalam berbagai proses pemilihan Pelayan gereja, orang yang dipanggil terakhir sering kali dianggap kurang berpotensi.

Namun, kisah Daud mengajarkan kita bahwa Tuhan Allah selalu memperhatikan mereka yang setia dalam kesunyian.

Ketika Daud akhirnya dipanggil dari ladang, ia tidak hanya hadir, tetapi langsung diakui oleh Tuhan Allah, "Bangkitlah, urapilah dia, sebab inilah dia." 

Bagi kita yang merasa tidak terlihat, tidak dihargai atau bahkan terlupakan, firman ini hadir sebagai penguatan, bahwa Tuhan Allah mengenal kita. 

Saat waktu-Nya tiba, tidak ada yang dapat menghalangi panggilan-Nya dalam hidup kita. 

Keluarga Kristen yang terkasih dan diberkati oleh Tuhan Yesus, 
Daud muncul sebagai seorang gembala, sederhana namun memiliki hati yang tulus. 

Wajahnya terlihat menawan, tetapi yang lebih penting, hatinya berkenan di hadapan Tuhan Allah. 

Dia tidak hanya memilih Daud, tetapi juga mengisinya dengan Roh Tuhan Allah. 

Pengurapan yang diterimanya bukan hanya sekadar simbol, melainkan awal dari kuasa Tuhan Allah yang menyertainya sepanjang hidup. 

Ketika Tuhan Allah berfirman, "Inilah dia," itu bukan sekadar pengakuan, melainkan penetapan ilahi. 

Tuhan Allah tidak sembarangan dalam memilih. 

Dia menetapkan mereka yang telah dipersiapkan-Nya, meskipun dalam kesunyian. 

Ketika saatnya tiba, Tuhan Allah sendiri yang membuka jalan dan mengangkat orang tersebut. 

Keluarga Kristen yang terkasih dan diberkati oleh Tuhan Yesus 
Mungkin saat ini Anda merasa seperti Daud terlihat kecil, tidak diperhitungkan atau bahkan terlupakan. 

Dunia sering melupakan kita, namun tetaplah setia. 

Tuhan Allah sedang mempersiapkan waktu-Nya. 

Ketika saat itu tiba, dunia akan mendengar suara-Nya berkata, "Inilah dia." 

Tidak ada yang dapat menghalangi kehendak Tuhan Allah. 

Bagi keluarga dan jemaat, kisah ini mengingatkan bahwa pengurapan harus berlandaskan kehendak Tuhan Allah, bukan sekadar pertimbangan manusia.

Jangan menunda atau ragu ketika Tuhan Allah menyatakan pilihan-Nya. 

Sebab, ketika Tuhan Allah telah menunjuk seseorang, tugas kita adalah dukunglah, doakan dia dan bekerja bersamalah dengan dia supaya Tuhan Allah di muliakan. Amin. 

Doa: Ya Tuhan Allah , kami bersyukur karena Engkau mengenal dan memanggil kami pada waktu-Mu. Ajari kami untuk setia seperti Daud, meskipun dalam keheningan. Ketika Engkau berfirman, "Inilah dia," biarlah kami siap untuk taat. Urapilah kami dengan Roh-Mu agar kami  dapat melayani sesuai dengan kehendak dan rencana-Mu. Dalam  nama Yesus Kristus. Amin 

Editor : Aprilia Sahari
RHK GMIM Renungan GMIM