RHK GMIM Sabtu 24 Oktober 2026, 2 Petrus 1:14-15 Warisan Rohani

Aprilia Sahari • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:35 WIB
Logo GMIM
Logo GMIM

RHK GMIM Sabtu 24 Oktober 2026

2 Petrus 1:14-15

(14) Sebab aku tahu, bahwa aku akan segera menanggalkan kemah tubuhku ini, sebagaimana yang telah diberitahukan kepadaku oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. 
(15) Tetapi aku akan berusaha, supaya juga sesudah kepergianku itu kamu selalu mengingat semuanya itu.

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, 
Hidup manusia di dunia ini hanya sementara atau terbatas.

Dalam Alkitab tertulis hidup manusia 70 tahun. 

Namun, bukan soal berapa lama kita hidup di dunia ini melainkan apa yang sudah kita buat dan "warisan" apa yang kita tinggalkan kepada generasi berikutnya. 

Apakah warisan kehidupan yang baik atau yang tidak baik. 

Dalam ayat ini, Petrus mengetahui bahwa hidupnya tidak lama lagi, oleh karena itu menjelang akhir hidupnya ia memastikan bahwa umat Tuhan Allah akan tetap mengingat kebenaran dan tetap setia kepada-Nya.

Sekalipun ia sudah berada di akhir hidupnya, ia tidak memikirkan dirinya sendiri melainkan memikirkan orang banyak yang akan ia tinggalkan. 

Ia merasa wajib untuk memberikan sesuatu untuk ditinggalkan kepada mereka. 

Ia tidak meninggalkan harta benda dan kekayaan, namun ia memberikan suatu warisan yang baik yaitu warisan rohani kepada umat Tuhan Allah. 

Inilah gembala yang sesungguhnya yang memberi pengaruh dan dampak bagi domba-dombanya untuk tetap beriman kepada-Nya. 

Keluarga Kristen yang dikasihi dan diberkati Tuhan Yesus, 
Dari kisah Petrus yang sangat peduli terhadap umat Tuhan Allah maka kita belajar bahwa selama hidup fokuslah pada hal-hal yang memiliki pengaruh dan dampak yang baik bagi orang lain untuk kita tinggalkan yakni warisan iman, kasih dan keteladanan. 

Keluarga adalah gereja dan institusi terkecil di mana orangtua memiliki peran yang sangat besar dalam menjaga, membesarkan dan mendidik anak.

Orangtua bertanggungjawab penuh atas pertumbuhan anak secara mental, karakter dan spiritual.

Orangtua tidak akan hidup bersama selamanya dengan anak-anak.

Suatu saat orangtua akan meninggalkan dunia ini termasuk anak-anak.

Karena itu, orangtua harus mendidik, mengajar dan mengarahkan anak-anak agar mereka bertumbuh dalam ketaatan, kesetiaan kepada Tuhan Allah. 

Orangtua wajib mengajarkan tentang kebenaran kepada anak-anak agar mereka tidak mudah terjerumus pada hal-hal duniawi.

Inilah warisan rohani yang baik yang patut diwariskan kepada anak-anak yakni keteladanan dalam kehidupan.

Banyak orangtua memberikan warisan harta kepada anak-anak berupa rumah, kebun, uang, mobil dan lain-lain. 

Warisan seperti ini penting, namun jauh lebih penting dan bernilai apabila orangtua memberikan warisan rohani kepada anak-anak agar mereka hidup, bertumbuh dan berbuah yang baik  bagi dirinya dan kepada sesama, Amin.

Doa: Ya Bapa di sorga, berikanlah kami akal budi dan kebijaksanaan agar sebagai orangtua kami mampu memberi warisan rohani kepada anak dan cucu kami. Dalarn nama Yesus Kristus. Amin 

Editor : Aprilia Sahari
RHK GMIM Sabtu 24 Oktober 2026 RHK GMIM Renungan GMIM