Horeee... Pembelajaran Tatap Muka di Tomohon Dibuka Kembali
Julius Laatung• Selasa, 7 September 2021 | 20:02 WIB
DI UJI COBA: Suasana pelaksanaan PTM Terbatas di Kota Tomohon, Senin (6/9) lalu. MANADOPOST.ID--Kondisi epidemiologi Covid-19 di Kota Tomohon, yang dalam beberapa pekan menunjukkan hasil baik. Mendorong kegiatan belajar mengajar di Kota Bunga, di buka kembali seperti sedia kala. Seperti yang sebelumnya diberitakan Manado Post. Akhirnya kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, efektif kembali bergulir sejak awal pekan kedua bulan bergulir. Dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Daerah Kota Tomohon Dolvin Karwur, PTM terbatas telah diuji cobakan sejak Senin (6/9). Memastikan seluruh instrumen berjalan sesuai rencana. Tentunya diperlukan pihaknya, biar berjalannya PTM tidak di luar harapan pemerintah. "PTM sudah dibuka sejak Senin (6/9) kemarin. Kita ambil sampling dulu sambil melihat dan memastikan betul-betul bahwa sekolah sudah siap, tenaga pendidik lebih khusus lagi para siswa," ungkap Karwur. Lanjut dikatakan mantan Kepala BPKPD Kota Tomohon ini, di hari pertama pelaksanaan PTM Terbatas, dari total 148 sekolah, yang masuk di bawah koordinasi Dikbud. Tinggal 13 sekolah saja yang belum melakukan uji coba PTM. Jumlah tersebut terdiri dari 3 Taman Kanak-kanak (TK) dan 11 Sekolah Dasar (SD). "Untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP) sudah siap menjalankan PTM. Kita berharap besar tentunya, dengan digulirkannya kembali PTM ini, dapat mengejar ketertinggalan kualitas atau mutu pendidikan. Bagaimanapun juga, PTM masih lebih efektif memberikan pemahaman bagi peserta didik, ketimbang belajar daring. Hal ini tentunya memberikan angin segar, bagi para orang tua murid yang terkendala sarana gadget," papar Karwur. "Dasar pelaksanaan PTM Terbatas wajib sesuai dengan Protokol Kesehatan (Prokes). Ini syarat mutlak, karena itu sebelum dimulai kembali, kesiapan sarana dan fasilitas pendukung lainnya kita cek apakah sudah benar-benar sesuai harapan," sambungnya lagi. Sembari menambahkan bahwa sasaran vaksin untuk anak sekolah dan siswa di Kota Tomohon, berjumlah 6.439 orang. Dipastikan telah mendapatkan tambahan imunitas. Sedangkan untuk sekolah kategori SMK-SMA dan SLB, yang masuk wewenang Pemprov Sulut memiliki sasaran vaksin berjumlah 6.107 siswa. Lebih jauh dijelaskan Karwur, untuk teknis pelaksanaan PTM Terbatas yakni, untuk SD dan SMP 50 persen dari kapasitas kelas atau maksimal 18 siswa per kelas. Atau biasa disebut rombongan belajar (Rombel). "Yang jelas 50 persen atau maksimal 18 siswa per kelas. Kalau TK 33 persen atau maksimal 5 anak didik, pada pelaksanaan PTM terbatas, siswa yang hadir diberikan jadwal," tandasnya. Julius Laatung Editor : Julius Laatung