MANADOPOST.ID-- Sukacita dan kebahagiaan melingkupi Keluarga Besar Ering-Tulung dan Wakas-Karwur.
Kedua anak dari masing-masing keluarga, APT Mariando Naftali Ering SFarm dan Berlian Ester Wakas SKed sepakat untuk melanjutkan hubungan ke jenjang lebih serius. Bermodal restu dari orang tua, Rando dan Berlian berikrar setia dalam Ibadah Pertunangan, yang digelar di Hotel Jhoanie Kelurahan Kakaskasen, Minggu (20/8/2023).
Adapun Mariando Naftali Ering merupakan anak pertama dari pasangan Musa Ering (+) dan Dr Jeane Marie Tulung STh MPd. Sementara Berlian merupakan anak ketiga dari pasangan Christofel Wakas dan Dr Juliana Dolvin Karwur MKes MSi.
Senyum bahagia merekah terlihat dari Mariando dan Berlian, yang sebelumnya telah menjalin hubungan selang satu tahun terakhir. Tak terkecuali dengan rasa haru dan bahagia keluarga serta kerabat yang hadir, seolah memberi 'lampu hijau' bagi keduanya. Untuk segera mengikrarkan kasih dan cintanya di dalam pernikahan yang kudus nanti.
"Bersyukur tentunya untuk kebahagiaan anak bungsu saya, sudah berada di jenjang pertunangan. Sudah terikat resmi dengan tunangannya Rando. Untuk tanggal pernikahan, sebagai orang tua kami menyerahkan sepenuhnya kepada kedua anak terkasih. Kalau dari rencana kedua anak ini, katanya akan melanjutkan ke jenjang pernikahan di tahun depan," ujar Ibunda Berlian, Dolvin Karwur yang juga Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Daerah Kota Tomohon.
Selebihnya dirinya mewakili kedua keluarga, menghaturkan puji syukur atas tuntunan Tuhan Yesus sehingga acara pertunangan bisa terselenggara dengan baik.
"Terima kasih untuk dukungan dan support keluarga besar Ering-Tulung dan Wakas-Karwur. Tak lupa juga kerabat dan teman-teman Rando juga Berlian, semua yang sudah berpartisipasi dalam ibadah pertunangan ini," tukas Dolvin.
Seraya diamini putra sulung yang juga kakak Berlian, Abraham Arturo Wakas SSi MAk.
Adapun diketahui juga untuk Ibunda Mariando Ering, Dr Jeane Marie Tulung STh MPd saat ini tengah menjabat sebagai Dirjen Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama RI. (yol)
Editor : Julius Laatung