MANADOPOST.ID--Wali Kota Tomohon Caroll J A Senduk SH menghadiri pembukaan Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pencarian dan Pertolongan. Gelaran ini diinisiasi oleh Basarnas Republik Indonesia di Kota Tomohon, bertempat di Gedung Pertemuan Rindam XIII/Merdeka, Kelurahan Kakaskasen, Kecamatan Tomohon Utara.
Dalam prakatanya, Wali Kota Caroll Senduk SH menyampaikan, banyak terima kasih kepada Basarnas Republik Indonesia karena sudah menyelenggarakan kegiatan di Kota Tomohon.
Sembari berharap kiranya lewat kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengetahuan soal tentang ilmu penyelamatan, pencarian dan pertolongan.
"Kita tahu bersama Kota Tomohon ini memiliki 2 gunung yang aktif yaitu Gunung Lokon dan Gunung Mahawu, sudah tentu kita sebagai masyarakat Tomohon harus tetap waspada.Penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab kita bersama, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam kerja-kerja kemanusiaan, ini semua membutuhkan kolaborasi dan sinergitas bagi semua elemen pemerintah dan stakeholder kebencanaan lainnya termasuk peran serta masyarakat," ungkap Wali Kota Caroll.
Oleh karena itu, dilanjutkan Wali Kota Caroll, lewat kegiatan-kegiatan seperti ini tentunya sangat membantu pemerintah daerah dalam pelaksanaan pelayanan publik khususnya dalam hal pelayanan penanggulangan bencana di Kota Tomohon.
"Dari indeks resiko bencana Kota Tomohon sampai dengan tahun 2023, dalam hal jenis bencana secara umum berada pada tingkat resiko sedang. Sementara khusus untuk bencana gunung berapi kota Tomohon berada pada tingkat resiko tinggi, karena terdapat dua gunung berapi aktif (Lokon dan Mahawu) dalam wilayah Pemerintah Kota Tomohon.
Data statistik kebencanaan yang disajikan dalam profil data informasi bencana Indonesia dalam lima tahun terakhir ini menunjukan angka kejadian dan korban yang masih cukup tinggi. Tentu, hal ini memberikan indikasi bahwa masih banyak tugas yang harus kita lakukan untuk mengurangi resiko bencana dan dampak dari bencana itu sendiri," urai CS sapaan akrab wali kota.
Ditambahkannya, pelaksanaan kegiatan yang dilakukan saat ini, sejalan dengan program prioritas nasional, program prioritas Provinsi Sulut dan dalam visi-misi Pemkot Tomohon. Yaitu resiliensi dan penguatan mitigasi bencana, bukan untuk menghilangkan bencana tapi untuk meminimalisir masyarakat resiko bencana menjadikan harus itu sendiri.
"Kesiapsiagaan bencana sebagai budaya karena hampir seluruh wilayah di Indonesia berada pada daerah rawan bencana. Membangun sinergitas dan memperkuat koordinasi seluruh sektor pentahelix yaitu pemerintah, dunia usaha, akademisi, media dan seluruh lapisan masyarakat. Serta membangun sistem sampai di tingkat paling bawah yaitu tingkat lingkungan diharapkan dapat meningkatkan mutu pelayanan kebencanaan yang merupakan harapan kita semua," terang CS.
Atasnya, dirinya pun berpesan kepada seluruh peserta yang mendapat kesempatan saat ini agar dapat menjadi pioner-pioner pelayanan kebencanaan khususnya dalam hal pencarian dan pertolongan. Baik bagi keselamatan diri sendiri dan tentunya bagi orang lain dalam membantu menyelamatkan yang berada dalam kondisi berbahaya atau yang membutuhkan pertolongan kita," harapnya.
"Semoga kegiatan seperti ini dapat terus intensif dilaksanakan dan semoga kolaborasi dan kerjasama pemerintah daerah khusunya perangkat daerah terkait, dapat terus berkoordinasi dengan semua elemen kebencanaan terutama dengan pihak Basarnas dalam melaksanakan misi-misi kemanusiaan kedepan. Dan semoga Indonesia, Provinsi Sulawesi Utara khususnya Kota Tomohon selalu dilindungi oleh Tuhan dan dijauhkan dari kejadian-kejadian bencana," pungkas CS.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Caroll Senduk SH membuka kegiatan tersebut secara resmi.Dan dilanjutkan dengan Simulasi Evakuasi Warga yang terkena dampak erupsi Gunung Lokon.
Setelah simulasi, kegiatan tersebut ditutup secara resmi oleh Direktur Bina Potensi Basarnas Agus Haryono SS MBA.
Hadir dalam kegiatan, Danrindam XIII/Merdeka Kolonel Infantri Ahmad Marzuki, mewakili Gubernur Sulawesi Utara Kepala BPBD Provinsi Sulawesi Utara Ir Adolf Tamangkel, Kepala Kantor SAR Manado George Randang Kepala BPGMBGT Sulawesi Maluku Juliana Rumambi ST, mewakili Kapolres Tomohon Kabag OPS Polres Tomohon AKP Erwin Mantiri SH MH, mewakili Dandim 1302 Minahasa Pabung Mayor CBA Novel Marijan, mewakil Kajari Tomohon Serina Sandita Pakaja SH, jajaran Pemerintah Kota Tomohon dan seluruh peserta kegiatan. (yol)
Editor : Julius Laatung