Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Program SIGI WANGKO, Jurus Jitu Pemkot Tomohon Percepatan Penurunan Stunting

Julius Laatung • Kamis, 21 Agustus 2025 | 17:23 WIB
Wawali Sendy Rumajar dan Jeand
Wawali Sendy Rumajar dan Jeand

MANADOPOST.ID--Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy G A Rumajar SE M.I.Kom., menghadiri Penilaian Kinerja Tahun 2025 terhadap Hasil Kinerja 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting tahun 2024 yang digelar di Hotel Aston Manado, Kamis (21/8/2025). 

Kegiatan ini jadi ajang evaluasi dan penguatan strategi bagi pemerintah daerah dalam menekan angka Stunting di Sulawesi Utara, termasuk Kota Tomohon.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Tomohon Sendy Rumajar, yang akrab disapa SEGAR, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara yang konsisten mendorong upaya percepatan penurunan stunting.

“Selaku Pemerintah Kota Tomohon, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pemerintah provinsi yang telah menggerakkan kegiatan ini serta memberikan kesempatan bagi kami untuk menyampaikan daya dan upaya dalam percepatan penurunan stunting,” ujar Sendy Rumajar.

Menurutnya, evaluasi ini penting untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan program yang sudah berjalan agar langkah-langkah strategis ke depan lebih terarah dan efektif.

“Selama ini, kami telah berupaya semaksimal mungkin melaksanakan berbagai program, meski masih banyak tantangan yang dihadapi. Penilaian ini sangat penting untuk menentukan langkah yang lebih efektif,” ujar Wawali Sendy.

Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Tomohon, drg. Jeand’arc Senduk-Karundeng, yang juga Wakil Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPPS), menjelaskan berbagai faktor yang menjadi penyebab stunting di Tomohon. 

Beberapa diantaranya adalah penyakit bawaan pada balita, rendahnya tingkat ekonomi keluarga yang mempengaruhi asupan gizi ibu hamil dan anak, serta keterbatasan akses ke layanan kesehatan.

Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Kota Tomohon meluncurkan inovasi Sinergi Gizi untuk Penurunan Stunting di Kota Tomohon (SIGI WANGKO), yang menjadi percontohan kampung berkualitas. Program ini dimulai dari keluarga di Kelurahan Pangolombian, Kecamatan Tomohon Selatan, dan mengedepankan sinergi lintas sektor.

Program SIGI WANGKO menekankan sejumlah langkah, antara lain penguatan layanan Posyandu, imunisasi, konseling gizi, pemeriksaan kehamilan, penyediaan air bersih, edukasi gizi melalui PAUD, bantuan sosial bagi keluarga berisiko stunting, serta bimbingan pranikah untuk mencegah pernikahan anak.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran pemerintah Kota Tomohon, termasuk Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB) Kepala Dinas Kesehatan Daerah Kota Tomohon, Kepala Bapelitbangda, serta tim penilai dari provinsi. 

Kehadiran berbagai pihak menunjukkan komitmen kuat untuk menekan angka stunting yang saat ini menjadi salah satu prioritas pembangunan kesehatan di Tomohon.

Melalui penilaian ini, Pemerintah Kota Tomohon berharap dapat memperoleh masukan konstruktif yang dapat memperkuat strategi dan implementasi program. Dengan dukungan semua pihak, diharapkan angka stunting di Tomohon terus menurun, menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas. (yol) 

Editor : Julius Laatung
#Stunting #Kota Tomohon #Sigi wangko #Pemerintah Kota Tomohon #Sendy Rumajar #Jeand'arc Karundeng