MANADOPOST.ID--Kinerja lurah-lurah di Kota Tomohon dipastikan bakal dievaluasi dalam waktu dekat.
Salah satu indikator yang dinilai pimpinan saat melakukan "rotasi kabinet" di tingkat kelurahan, yakni pencapaian kala mengumpulkan tagihan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan atau PBB-P2.
Dari data yang dirangkum Manado Post, hingga pekan terakhir bulan Agustus lalu.
Didapati ada kelurahan yang baru mengumpulkan 3 persen dari total target yang ditetapkan.
Angka di atas bisa diindikasikan para lurah tak memberi atensi serius, meski dalam berbagai kesempatan Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH menyebut pajak daerah jadi kontributor utama penyangga berjalannya program pemerintah.
"Oh ada yang masih di bawah 5 persen? Nah, ini berarti masuk dalam catatan untuk evaluasi nanti. Saya sudah sering sampaikan kepada para lurah dan camat. Agar memberikan perhatian khusus bagi PBB-P2," tegas Wali Kota Tomohon Caroll Senduk SH didampingi Sekretaris Kota Edwin Roring SE ME.
"Apalagi ketika ini (PBB-P2,red) terkumpul, toh rakyat juga yang akan menikmati. Lewat berjalannya program pembangunan pemerintah, menghadirkan fasilitas dan infrastruktur," sambung orang nomor satu di Kota Bunga ini.
Adapun diketahui, penyerahan DHKP dan SPPT PBB-P2 Tahun 2025 kepada para Camat dan Lurah se-Kota Tomohon, telah dilaksanakan sejak bulan Juni lalu.
Pemerintah Kota Tomohon pun optimis dari sektor PBB-P2 dapat mengumpulkan Rp7.203.423.490 yang datang dari lima kecamatan. Dengan total 43.960 SPPT yang telah diserahkan kepada 44 lurah. (yol)
Editor : Julius Laatung