MANADOPOST.ID--Suasana penuh sukacita terasa di Jemaat GMIM Kakaskasen Pniel Tomohon, Minggu (7/9/2025).
Ibadah syukur sekaligus dirangkaikan penyerahan hadiah lomba Konsultasi Nasional (Konas) XVIII Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak (FK P/KB) Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) Tahun 2025.
Wali Kota Tomohon yang juga Ketua Umum Panitia Konas XVIII FK PKB PGI, Pnt. Caroll J. A. Senduk, S.H., turut hadir dalam ibadah syukur tersebut.
Ibadah dipimpin oleh Pdt. DR. Marthinus Liur, M.Th., C.B.C., yang menyampaikan pesan penting mengenai arti kebersamaan, persaudaraan, serta pengabdian dalam pelayanan sebagai umat Tuhan.
Momen penyerahan hadiah menjadi salah satu agenda utama. Ketua FK PKB PGI, Prof. Dr. (H.C.) Olly Dondokambey, S.E., menyerahkan langsung hadiah kepada para pemenang lomba (lihat grafis,red) yang digelar sebagai bagian dari rangkaian Konas XVIII.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Caroll Senduk menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terselenggaranya KONAS XVIII di Tomohon.
“Kegiatan ini tidak hanya mempererat kebersamaan Pria Kaum Bapak, tetapi juga menghadirkan semangat pelayanan dan persatuan antar gereja di Indonesia. Terima kasih kepada seluruh panitia, peserta, serta jemaat yang sudah mendukung penuh hingga acara berjalan sukses,” ujar pena Caroll sapaan akrabnya.
Ibadah ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh gereja dan masyarakat, antara lain Ketua Komisi PKB GMIM Pnt. Maurits Mantiri, Ketua BPMJ GMIM Kakaskasen Pniel, para peserta Konas XVIII, pelayan khusus (pelsus), serta jemaat setempat.
Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah, gereja, dan masyarakat dalam mendukung kegiatan keagamaan berskala nasional.
KONAS XVIII FK PKB PGI sendiri menjadi momentum penting untuk memperkuat eksistensi Pria Kaum Bapak sebagai garda terdepan dalam pelayanan gereja, keluarga, dan masyarakat. Dengan digelarnya ibadah penyerahan hadiah di GMIM Kakaskasen Pniel, Tomohon semakin menegaskan posisinya sebagai kota religius yang mampu menjadi tuan rumah bagi pertemuan besar gereja di Indonesia.
Acara ditutup dengan doa syukur bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh jemaat dan peserta. Semangat persaudaraan, pelayanan, serta kebersamaan yang terbangun melalui Konas XVIII FK PKB PGI diharapkan dapat menjadi teladan bagi gereja-gereja di seluruh tanah air. (yol)
Editor : Julius Laatung