MANADOPOST.ID--Pemerintah Kota Tomohon kembali menorehkan prestasi membanggakan setelah menerima penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara perayaan Hari Ulang Tahun ke-61 Provinsi Sulut.
Kota Tomohon dinobatkan sebagai terbaik satu kategori “Best Performance” penurunan stunting Tahun 2025. Pencapaian baik ini bak jadi kado bagi pemerintah dan masyarakat Kota Tomohon di momen HUT Nyiur Melambai tahun 2025.
Penghargaan bergengsi ini diserahkan langsung oleh Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus SE, kepada Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar, yang hadir mewakili Wali Kota Caroll Senduk.
Penyerahan dilakukan di Halaman Kantor Gubernur Sulut di sela Peringatan HUT ke-61 Provinsi Sulawesi Utara, Selasa (23/9/2025).
Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sulut yang telah memberikan perhatian khusus terhadap upaya penurunan stunting.
Wawali Sendy Rumajar juga menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi Tomohon untuk semakin memperkuat program kesehatan masyarakat.
“Atas nama Wali Kota Caroll Senduk dan seluruh masyarakat Tomohon, kami menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur Victor Mailangkay atas penghargaan ini. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras semua pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat yang bersama-sama berkomitmen menurunkan angka stunting,” ujar Sendy Rumajar.
Program penurunan stunting di Kota Tomohon memang menjadi salah satu prioritas pemerintah daerah. Berbagai langkah strategis seperti peningkatan pelayanan kesehatan ibu dan anak, penyuluhan gizi, serta kolaborasi lintas sektor terus diperkuat.
Hasilnya, prevalensi stunting di Kota Bunga berhasil ditekan secara signifikan hingga menjadi yang terbaik di Sulawesi Utara.
Penghargaan ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat mampu memberikan dampak besar bagi peningkatan kualitas hidup generasi muda. Pemerintah Kota Tomohon menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program penurunan stunting agar anak-anak di Tomohon tumbuh sehat, cerdas, dan berdaya saing.
Untuk diketahui, Kota Bunga telah beberapa kali menyabet predikat sebagai daerah dengan tingkat Prevelensi Stunting paling rendah di Sulut. Prevelensi stunting di Tomohon pernah menyentuh persentase 10,5 persen jauh di batas ambang Nasional sebesar 14 persen.
Malahan di tahun ini, dalam beberapa pertemuan, Wali Kota Caroll Senduk SH kala diwawancarai menyebut pihaknya optimistis menargetkan Zero Stunting bisa terwujud. (yol)