MANADOPOST.ID--Keluarga besar Montolalu–Turang tengah dirundung duka mendalam atas berpulangnya Almarhumah Fenny Turang, yang tutup usia 63 tahun 1 bulan 25 hari.
Almarhumah dipanggil pulang oleh Tuhan pada Rabu, 27 November 2025 pukul 17.00 WITA, di RSUP Prof. Kandou Malalayang, setelah menjalani perawatan intensif dan tindakan operasi sejak Kamis pekan lalu.
Almarhumah Fenny Turang dikenal luas sebagai pribadi yang ramah, hangat, dan dekat dengan keluarga besar serta masyarakat sekitar. Terlebih sang suami pernah jadi lurah di Talete Satu.
Kepergiannya meninggalkan luka mendalam bagi suami tercinta Lexi Montolalu, anak-anak Grace Montolalu dan Marcelino Montolalu, serta dua cucu yang sangat disayanginya.
Keluarga diketahui berdomisili di Kelurahan Talete I, Lingkungan 3, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon.
Ungkapan belasungkawa tidak hanya datang dari keluarga besar, tetapi juga dari kalangan jurnalis biro Tomohon yang mengenal baik keluarga Montolalu–Turang.
Para wartawan menyampaikan doa dan simpati sebagai bentuk dukungan moral bagi keluarga yang ditinggalkan.
“Kami turut berdukacita sedalam-dalamnya atas berpulangnya Almarhumah Fenny Turang. Semoga Tuhan memberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan yang melimpah bagi keluarga besar Montolalu–Turang di tengah duka yang mendalam ini. Doa kami menyertai keluarga, kiranya kasih dan damai Tuhan meneguhkan hati suami, anak-anak, cucu, serta seluruh keluarga yang ditinggalkan,” ujar para awak media pada Kamis (27/11/25).
Selain dikenal sebagai sosok keluarga yang penuh perhatian, Almarhumah juga memiliki hubungan dekat dengan sejumlah tokoh masyarakat di Kota Tomohon.
Suami almarhumah, Lexi Montolalu, diketahui adalah kakak kandung dari almarhumah Jeanny Prestini Montolalu, ibunda dari Wakil Wali Kota Tomohon Sendy Rumajar. Sementara putra almarhumah, Marcelino Montolalu, saat ini bertugas sebagai Sekretaris Pribadi Wakil Wali Kota Tomohon.
Kepergian Fenny Turang menjadi kehilangan besar tidak hanya bagi keluarga inti, tetapi juga bagi masyarakat yang mengenalnya sebagai sosok yang rendah hati dan penuh kepedulian.
Keluarga berharap dukungan doa dari kerabat, sahabat, dan masyarakat untuk menguatkan mereka dalam masa berduka. (yol)
Editor : Julius Laatung