MANADOPOST.ID--Pemerintah Kota Tomohon lewat kepemimpinan Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar, terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis florikultura sebagai salah satu kekuatan utama daerah.
Hal ini terlihat dalam pertemuan bersama Utusan Khusus Duta Besar Seychelles untuk Indonesia, Joshua Somba, yang berlangsung di Ruang Kerja Wali Kota Tomohon, Senin (20/4/2026).
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari gagasan yang sebelumnya dicetuskan oleh Duta Besar Seychelles untuk Indonesia, Nico Barito, yang juga dikenal sebagai Ketua Forum UMKM Asia-Afrika.
Gagasan tersebut berfokus pada pengembangan pariwisata florikultura di Kota Tomohon dengan pendekatan kolaborasi lintas sektor dan kerja sama internasional.
Dalam pertemuan itu, kehadiran Joshua Somba bertujuan untuk memperkuat konsep pengembangan yang telah dirancang, sekaligus menjajaki peluang implementasi program yang lebih konkret.
Konsep ini diarahkan pada integrasi sektor pariwisata, pertanian, serta ekonomi kreatif guna menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan berdaya saing global.
Wali Kota Caroll Senduk menegaskan bahwa pariwisata berbasis florikultura merupakan strategi unggulan Kota Tomohon.
Hal ini didukung oleh kekayaan sumber daya alam serta tradisi hortikultura yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing pariwisata Kota Tomohon di tingkat global, sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat,” ujar Caroll Senduk.
Ia juga menambahkan bahwa event internasional seperti Tomohon International Flower Festival (TIFF) menjadi salah satu bukti nyata potensi besar sektor florikultura di daerah tersebut.
Dengan adanya kerja sama internasional, diharapkan promosi dan pengembangan sektor ini dapat semakin optimal.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Kota Tomohon Edwin Roring, Kepala Dinas Pariwisata Judhistira Siwu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Karel Lala, Kepala Bappelitbangda Jacqueline Mangulu, serta Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah Danie Liuw.
Lewat sinergi antara Pemerintah Kota Tomohon dan mitra internasional, pengembangan pariwisata florikultura diharapkan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, serta memperkuat identitas Tomohon sebagai kota bunga yang dikenal di dunia. (yol)
Editor : Julius Laatung