MANADOPOST.ID – Semangat kewirausahaan terus ditanamkan kepada generasi muda melalui program IMA Goes to Schools. Kali ini, Jumat (25/9), IMA berbagi ilmu dengan pelajar di SMU Lokon Tomohon.
Kegiatan yang mengangkat materi Entrepreneur ini menjadi ruang bagi para siswa untuk mendapatkan wawasan, inspirasi, dan pengalaman langsung dari para pelaku serta komunitas dunia usaha.
Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Sekolah, Martinus Senduk, SS, M.Hum, yang menyambut baik kegiatan edukatif tersebut sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan siswa di luar pembelajaran di kelas.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan dukungan dari BRI sebagai sponsor.
Pada sesi berikutnya, para siswa mengikuti sharing seputar dunia entrepreneur yang disampaikan Pastor Ronny Worang. Materi tersebut memberikan perspektif mengenai pentingnya membangun karakter, keberanian, kreativitas, dan pola pikir kewirausahaan sejak usia muda.
Kegiatan semakin menarik dengan hadirnya Pegadaian sebagai sponsor yang turut mendukung pelaksanaan IMA Goes to Schools.
Selanjutnya, materi Entrepreneur disampaikan Abrizal Ang atau yang akrab disapa Ko Ayang. Ia berbagi pengalaman dan pandangan mengenai dunia usaha serta pentingnya keberanian bagi anak muda untuk melihat peluang dan mulai membangun jiwa kewirausahaan.
Para siswa juga mendapatkan Sharing Session dari IMA Youth, yang disampaikan langsung oleh Farrel Wagiu selaku Ketua IMA Youth.
Sesi ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk melihat bahwa generasi muda juga dapat mengambil peran dalam dunia kewirausahaan dan membangun jejaring sejak bangku sekolah.
Suasana kegiatan semakin meriah saat seluruh rangkaian ditutup dengan TikTokan bersama siswa kelas 11. Keceriaan semakin terasa dengan pembagian bingkisan dari Pegadaian kepada para siswa.
Dalam kegiatan tersebut, IMA Youth turut hadir dan memberikan dukungan, di antaranya Jezka, Melisa, Rushel, Dimas, Harry, Kimberly, Vega, Sabrina, Thymoti, dan Yabes.
Melalui IMA Goes to Schools, semangat kewirausahaan tidak hanya diperkenalkan sebagai pilihan profesi, tetapi juga sebagai pola pikir yang mendorong generasi muda untuk kreatif, berani melihat peluang, dan mampu menciptakan nilai bagi lingkungan di sekitarnya.(*)
Editor : Tommy Waworundeng