Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Himaju Manajemen FEB Unsrat Siap Turun ke Desa Kapitu, Bawa Misi Besar lewat VGTV 2026

Kenjiro Tanos • Rabu, 8 April 2026 | 18:52 WIB
Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi siap menggelar Violet Goes to Village 2026.
Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi siap menggelar Violet Goes to Village 2026.

 

MANADOPOST.ID - Himpunan Mahasiswa Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) kembali menggelar program pengabdian masyarakat bertajuk Violet Goes to Village (VGTV) 2026.

Kegiatan ini akan berlangsung pada 17–18 April 2026 di Desa Kapitu, Kecamatan Amurang Barat, Kabupaten Minahasa Selatan.

Ketua Panitia VGTV 2026, Renaldi Kembau, menegaskan bahwa program ini menjadi bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat.

Ia menekankan, kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ruang bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu secara langsung di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga terlibat langsung membantu masyarakat dengan pendekatan yang solutif dan aplikatif,” ujarnya.

Renaldi menjelaskan, VGTV juga mendorong mahasiswa lebih peka terhadap kondisi sosial.

Nilai solidaritas, empati, hingga kemampuan komunikasi menjadi bagian penting yang diasah selama kegiatan berlangsung.

Desa Kapitu dipilih karena potensinya sebagai destinasi ekowisata, khususnya di kawasan Pantai Kapitu yang mengusung konsep konservasi mangrove dan wisata bahari.

Melihat hal tersebut, panitia merancang program yang relevan, seperti penanaman mangrove sebagai upaya pelestarian lingkungan sekaligus mendukung sektor pariwisata.

Selain itu, mahasiswa juga akan memberikan pendampingan dalam manajemen administrasi dan pengelolaan keuangan desa.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia setempat.

“Kami ingin membantu agar pengelolaan desa bisa lebih terarah dan berkelanjutan,” kata Renaldi.

Program ini juga membuka peluang kolaborasi antara masyarakat dengan berbagai pihak, mulai dari pemerintah hingga sektor swasta.

Sebelumnya, VGTV 2025 di Desa Warisa telah menghadirkan berbagai kegiatan, seperti seminar manajemen, bantuan sosial, hingga kerja bakti lingkungan.

Dengan konsep yang semakin matang, VGTV 2026 diharapkan mampu memberi dampak nyata bagi Desa Kapitu sekaligus memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan di tengah masyarakat. (tkg)

Editor : Kenjiro Tanos
#Himaju Manajemen FEB Unsrat #VGTV 2026 #Desa Kapitu #Ekowisata mangrove #pengabdian masyarakat