Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Perkuat Kolaborasi PAUD Kawasan ASEAN, Partisipasi BPMP Sulut Dorong Peran Daerah di Tingkat Regional

Kenjiro Tanos • Jumat, 17 April 2026 | 07:56 WIB
Kepala BPMP Sulut Febry Dien (dua dari kiri) saat menghadiri acara peluncuran ASEAN-SEAMEO Joint Roadmap on Early Childhood Care and Education di Jakarta.
Kepala BPMP Sulut Febry Dien (dua dari kiri) saat menghadiri acara peluncuran ASEAN-SEAMEO Joint Roadmap on Early Childhood Care and Education di Jakarta.

 

MANADOPOST.ID - Peran Sulawesi Utara dalam penguatan pendidikan anak usia dini di tingkat Asia Tenggara makin diperhitungkan.

Daerah ini didorong menjadi wilayah percontohan implementasi ASEAN-SEAMEO Joint Roadmap on Early Childhood Care and Education (ECCE), dokumen strategis yang baru diluncurkan pemerintah Indonesia bersama ASEAN Secretariat dan SEAMEO Secretariat.

Peluncuran roadmap tersebut menandai kesepakatan bersama negara-negara Asia Tenggara untuk memperkuat layanan pendidikan dan pengasuhan anak usia dini secara lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Forum itu dihadiri delegasi negara ASEAN, kalangan akademisi, serta mitra internasional seperti UNICEF dan World Bank.

Dalam agenda penting tersebut, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Utara Febry Dien ST MInfTech(Man) hadir mewakili daerah.

Kehadiran Sulut dinilai strategis karena provinsi ini dipersiapkan mengambil peran lebih besar dalam penerapan kebijakan pendidikan usia dini di kawasan.

Kepada Manado Post, Dien mengatakan partisipasi Sulut dalam forum regional itu menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan sejak tahap paling dasar.

“Ini menjadi kehormatan bagi Sulawesi Utara bisa terlibat langsung dalam forum pendidikan tingkat Asia Tenggara. Roadmap ini akan kami tindak lanjuti secara kolaboratif bersama seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dokumen tersebut tidak berhenti sebagai kebijakan di tingkat regional, tetapi akan diterjemahkan dalam program nyata di daerah.

BPMP Sulut, kata dia, siap menggandeng pemerintah kabupaten dan kota, satuan pendidikan, serta berbagai pihak terkait agar implementasinya berjalan efektif.

Menurut Dien, penguatan pendidikan anak usia dini menjadi langkah penting dalam menyiapkan generasi masa depan yang unggul, adaptif, dan memiliki fondasi karakter kuat sejak dini.

Sementara itu, Direktur Pendidikan Anak Usia Dini Kurniawan menyebut roadmap tersebut sebagai bentuk keseriusan negara-negara Asia Tenggara membangun sumber daya manusia sejak usia dini.

Peluncuran resmi dilakukan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti yang menyerahkan dokumen kepada perwakilan negara peserta sebagai simbol komitmen bersama.

Kepercayaan terhadap Sulawesi Utara juga terlihat dari penunjukan daerah ini sebagai lokasi pertemuan tahunan SEAMEO CECCEP pada Juli 2026 mendatang.

Forum internasional itu akan menghadirkan peserta dari 11 negara ASEAN bersama mitra global lainnya.

Dalam agenda tersebut, BPMP Sulut akan menjadi mitra tuan rumah.

Penunjukan ini sekaligus membuka peluang besar bagi Sulut untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai daerah yang aktif mendorong kemajuan pendidikan di tingkat regional.

Dengan rangkaian langkah tersebut, Sulawesi Utara kini berada di garis depan penguatan pendidikan anak usia dini di Asia Tenggara.

Pemerataan layanan pendidikan berkualitas sejak dini diharapkan tidak lagi sebatas wacana, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat luas. (tkg)

Editor : Kenjiro Tanos
#PAUD ASEAN #BPMP Sulut #Pendidikan Anak Usia Dini #SEAMEO 2026 #sulawesi utara