MANADOPOST.ID — Penguatan literasi pelajar di Sulawesi Utara memasuki tahap baru. Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Tahun 2026 mulai dipersiapkan melalui rapat koordinasi yang digelar Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah lewat Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa bersama Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Utara di NDC Resort Manado, Kamis (23/4).
Forum tersebut diikuti perwakilan sekolah jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Selain menyusun agenda pelaksanaan tahun ini, peserta juga mengevaluasi capaian UKBI 2025, mulai dari jumlah pendaftar, peserta yang mengikuti ujian, hingga tingkat kelulusan di masing-masing sekolah.
Kepala SMA Negeri 7 Manado Dr Willem Hanny Rawung SS MHum mengatakan UKBI menjadi langkah strategis untuk mengukur kemampuan siswa dalam menggunakan bahasa Indonesia sesuai kaidah yang benar.
“Program ini sangat baik karena mendukung literasi siswa. Penilaiannya mencakup mendengarkan, merespons kaidah, membaca, menulis, dan berbicara,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan UKBI yang dilakukan secara daring memberi kemudahan bagi sekolah karena bisa digelar di satuan pendidikan masing-masing tanpa biaya bagi peserta. Siswa yang lulus juga memperoleh sertifikat resmi.
Ia menilai UKBI layak disejajarkan dengan tes kemampuan bahasa internasional seperti TOEFL dan IELTS, namun berfokus pada penguasaan bahasa Indonesia.
Karena itu, program tersebut dinilai penting diperluas agar semakin banyak pelajar ikut serta sejak dini.
Willem menambahkan, rapat koordinasi ini membantu sekolah melihat capaian masing-masing dan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan hasil pada pelaksanaan berikutnya.
Dengan sistem yang fleksibel, partisipasi siswa di Sulawesi Utara diharapkan terus meningkat. (tkg)
Editor : Kenjiro Tanos