MANADOPOST.ID - Suasana akademik di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi kembali bergairah seiring dimulainya rangkaian Dies Natalis ke-67 yang tahun ini mengusung tema RISE atau Respect, Innovation, and Sustainability toward Excellence.
Perayaan tahunan ini menjadi penanda komitmen FK Unsrat untuk terus memperkuat budaya akademik yang sehat, inovatif, dan berkelanjutan.
Ketua Panitia Dies Natalis ke-67 FK Unsrat, dr Shekina Rondonuwu SpA SubspNeo-K, mengatakan tema RISE dipilih sebagai arah gerak bersama seluruh civitas akademika dalam membangun lingkungan pendidikan yang bertumbuh dan berdampak.
“RISE ini bukan hanya slogan, tetapi arah gerak kita bersama. Kami ingin membangun budaya akademik yang saling menghargai, terus berinovasi dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, dan memastikan keberlanjutan institusi agar FK Unsrat bisa terus memberi dampak luas,” ujarnya.
Rangkaian Dies Natalis dimulai sejak 7 Maret 2026 melalui kick off lomba olahraga yang diawali kompetisi padel.
Agenda kemudian berlanjut dengan kegiatan ilmiah, salah satunya kuliah umum Bidang Ilmu Obstetri dan Ginekologi pada 13 April, disusul webinar yang melibatkan dosen dan mahasiswa.
Memasuki Bulan Dies Natalis, pembukaan resmi digelar pada 25 April 2026 dan dibuka langsung oleh Rektor Unsrat.
Sejumlah kegiatan langsung mewarnai suasana kampus, mulai dari jalan sehat, lomba yel-yel, hingga pameran karya seni civitas akademika.
Kompetisi seperti Mediquiz, lomba kesenian, dan pencarian bakat mahasiswa juga menjadi bagian dari perayaan tahun ini.
Menurut dr Shekina, Dies Natalis kali ini tidak diarahkan sebagai perayaan besar yang seremonial, melainkan lebih menekankan nilai kebersamaan dan rasa memiliki di lingkungan kampus.
“Yang kami jaga adalah rasa kebersamaan. Tidak perlu mewah, yang penting semua merasa terlibat dan memiliki FK Unsrat,” katanya.
Rangkaian Dies Natalis ke-67 masih akan berlanjut hingga Juni mendatang melalui simposium ilmiah, bakti sosial, ziarah ke makam dekan terdahulu, temu alumni, hingga malam puncak perayaan.
FK Unsrat juga menyiapkan sejumlah agenda lanjutan seperti seminar hybrid 2 Mei bertema sinkronisasi persepsi perundungan di pendidikan profesi kesehatan sebagai bagian dari upaya membangun lingkungan belajar yang aman, sehat, dan bebas perundungan.
Melalui Dies Natalis ke-67 ini, FK Unsrat menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh sebagai institusi pendidikan kedokteran yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai kemanusiaan, kolaborasi, dan keberlanjutan. (tkg)
Editor : Kenjiro Tanos