Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Mahasiswa Jurusan Fisika FMIPAK Unima Field Trip di Batu Angus sebagai Laboratorium Alam untuk Baca Krisis Lingkungan

Kenjiro Tanos • Selasa, 28 April 2026 | 13:15 WIB
Field trip mahasiwa jurusan Fisika FMIPAK Unima
Field trip mahasiwa jurusan Fisika FMIPAK Unima

MANADOPOST.ID - Pendidikan sains tak lagi cukup berhenti di ruang kuliah.

Di tengah ancaman perubahan iklim dan tekanan lingkungan yang terus meningkat, mahasiswa dituntut turun langsung membaca alam sebagai ruang belajar yang sesungguhnya.

Semangat itu dibawa Jurusan Fisika, Fakultas Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, dan Kebumian (FMIPAK), Universitas Negeri Manado (Unima), dalam field trip lintas program studi ke Taman Wisata Alam Batu Angus dan kawasan Kasawari, Kota Bitung, Kamis (23/4).

Kegiatan ini melibatkan mahasiswa Program Studi Ilmu Lingkungan, Geofisika, Fisika, dan Pendidikan Fisika, lalu dilanjutkan dengan kuliah tamu bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara.

Bukan sekadar agenda akademik di luar kampus, kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar langsung untuk mempertemukan teori dengan realitas lapangan.

Di Batu Angus, mahasiswa Jurusan Fisika FMIPAK Unima menelaah bentang vulkanik, dinamika atmosfer, hingga keterkaitan unsur fisik dan biologis dalam ekosistem.

Field trip mahasiwa jurusan Fisika FMIPAK Unima
Field trip mahasiwa jurusan Fisika FMIPAK Unima

Sementara di Kasawari, mereka melihat lebih dekat pengelolaan habitat alami serta tantangan konservasi di kawasan pesisir dan hutan sekunder.

Ketua Jurusan Fisika FMIPAK Unima Alfrie Rampengan mengatakan pembelajaran berbasis pengalaman menjadi pendekatan penting agar mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu membaca persoalan lingkungan secara nyata.

“Mahasiswa harus melihat langsung bagaimana sains bekerja di lapangan, bukan hanya mempelajarinya di kelas,” ujarnya.

Pendekatan lintas disiplin menjadi kekuatan utama dalam kegiatan ini.

Mahasiswa Ilmu Lingkungan mengamati kondisi ekosistem dan potensi degradasi lahan, mahasiswa Geofisika mempelajari karakter batuan dan potensi geologi, sementara mahasiswa Fisika serta Pendidikan Fisika mengaitkan fenomena alam dengan konsep energi, radiasi matahari, hingga dinamika atmosfer yang bisa diterapkan dalam pembelajaran kontekstual.

Kuliah tamu bersama BKSDA Sulawesi Utara memperluas sudut pandang mahasiswa Jurusan Fisika FMIPAK Unima dari sisi praktik konservasi.

Kepala Resor TWA Batuputih Tri Alamsyah Azis, penyuluh kehutanan Ria Andiana, dan Kepala Seksi KSDA Wilayah I Hendrieks Rundengan memaparkan langsung tantangan pengelolaan kawasan konservasi, mulai dari rehabilitasi lahan, perlindungan keanekaragaman hayati, hingga edukasi masyarakat.

“Konservasi hari ini tidak cukup hanya menjaga flora dan fauna, tetapi juga memastikan ekosistem tetap bertahan di tengah tekanan perubahan zaman,” kata Hendrieks.

Dari pengamatan lapangan, mahasiswa juga diajak membaca fenomena lingkungan secara ilmiah.

Permukaan batuan gelap di Batu Angus, misalnya, menyerap lebih banyak radiasi matahari karena memiliki albedo rendah, sehingga memengaruhi suhu permukaan lokal.

Fenomena ini menjadi contoh nyata bagaimana konsep fisika atmosfer bekerja langsung di alam dan relevan dengan isu pemanasan lingkungan.

Kegiatan Jurusan Fisika FMIPAK Unima ini sekaligus menegaskan pentingnya kolaborasi kampus dan lembaga pemerintah dalam menjawab tantangan ekologis.

Perguruan tinggi membutuhkan ruang lapangan untuk memperkaya riset dan pembelajaran, sementara lembaga konservasi memerlukan dukungan akademik untuk memperkuat pengelolaan berbasis data.

Melalui field trip ini, mahasiswa Unima bukan hanya belajar memahami lingkungan, tetapi juga dilatih menjadi generasi sains yang peka, kritis, dan siap menjawab persoalan ekologis dengan pendekatan ilmiah. (tkg)

Editor : Kenjiro Tanos
#Jurusan Fisika Unima #BKSDA Sulut #FMIPAK Unima #batu angus