Berita Utama Ekbis Kapol Teropong Minahasa Raya Nusa Utara Bolmong Raya Nasional Publika Politik Esport Healthy Hukum Internasional Lifestyle&Teknologi Liputan Khusus Olahraga Opini Otomotif Show & Celebrities Xpresi

Poltekkes Manado Bentuk Kader Tanggap Bencana dan K3 Nelayan di Likupang II

Asyer Rokot • Minggu, 10 Mei 2026 | 18:30 WIB
BANGUN MASYARAKAT: Kegiatan pembentukan kader siaga bencana dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) nelayan dengan melibatkan puluhan remaja dari keluarga nelayan.
BANGUN MASYARAKAT: Kegiatan pembentukan kader siaga bencana dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) nelayan dengan melibatkan puluhan remaja dari keluarga nelayan.

MANADOPOST.ID-- Poltekkes Kemenkes Manado terus memperkuat komitmennya dalam membangun masyarakat pesisir yang sehat dan tangguh melalui Program Pengembangan Desa Sehat (PPDS) Tahap III di Desa Likupang II, Kecamatan Likupang Timur, Minahasa Utara.

Kegiatan pengabdian masyarakat yang digelar Sabtu (9/5) itu difokuskan pada pembentukan kader siaga bencana dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) nelayan dengan melibatkan puluhan remaja dari keluarga nelayan.

Ketua pelaksana kegiatan, Semuel Layuk, menjelaskan bahwa program tersebut dilatarbelakangi tingginya kerentanan masyarakat pesisir terhadap risiko kecelakaan kerja dan bencana alam.

“Masih ditemukan perilaku tidak aman saat melaut, minim kesiapsiagaan menghadapi cuaca buruk, hingga rendahnya pemahaman evakuasi bencana. Karena itu edukasi dan pemberdayaan masyarakat pesisir menjadi sangat penting,” ujarnya.

Sebanyak 40 remaja mendapat pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), balut bidai, evakuasi korban, hingga pengenalan risiko kerja nelayan dan prosedur keselamatan di laut.

Pelatihan dilakukan melalui kombinasi teori dan praktik langsung, termasuk simulasi penanganan korban dan evakuasi bencana yang dibuat menyerupai kondisi darurat di wilayah pesisir.

Menurut Layuk, generasi muda memiliki peran strategis dalam membangun budaya keselamatan di lingkungan masyarakat nelayan.

“Mereka diharapkan menjadi kader kesehatan dan keselamatan yang mampu mengedukasi masyarakat serta membantu saat keadaan darurat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut juga dibentuk kader muda Desa Sehat yang nantinya akan terlibat dalam edukasi kesehatan, kesiapsiagaan bencana, dan sanitasi lingkungan.

Program ini mendapat apresiasi dari pemerintah desa karena dinilai menyentuh langsung kebutuhan masyarakat pesisir.

Ke depan, Poltekkes Manado akan melanjutkan intervensi melalui distribusi alat pelindung diri (APD) bagi nelayan serta pembangunan sarana sanitasi percontohan, seperti jamban keluarga, IPAL rumah tangga, dan tempat pembuangan sampah sementara.

Program yang berkolaborasi dengan Poltekkes Kemenkes Gorontalo ini dijadwalkan berlangsung hingga Juli 2026 dengan melibatkan mahasiswa dalam praktik lapangan.

Melalui pendekatan edukasi dan pendampingan berkelanjutan, program tersebut diharapkan mampu mendorong terciptanya masyarakat nelayan Likupang yang lebih sehat, aman, produktif, dan tangguh menghadapi risiko kerja maupun ancaman bencana pesisir. (Asyer Rokot)

Editor : Asyer Rokot
#Poltekkes Kemenkes Manado