MANADOPOST.ID – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 di Sulawesi Utara mendapat perhatian khusus dari Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Sulut.
Lembaga tersebut turun langsung ke lapangan untuk memastikan seluruh tahapan penerimaan peserta didik berjalan sesuai aturan dan menjamin akses pendidikan yang setara bagi masyarakat.
Kepala BPMP Sulut Febry Dien memimpin monitoring di sejumlah daerah, mulai dari Kabupaten Bolaang Mongondow, Minahasa, Bolaang Mongondow Utara hingga Kota Manado.
Kunjungan ini dilakukan sebagai bagian dari pengawasan mutu layanan pendidikan dan implementasi kebijakan pemerintah di daerah.
Dalam pemantauan tersebut, tim BPMP meninjau layanan informasi bagi calon murid, proses pendaftaran, verifikasi data, penerapan jalur penerimaan, hingga mekanisme seleksi dan pengumuman hasil.
Selain itu, BPMP juga berdialog dengan dinas pendidikan, kepala sekolah, operator, serta panitia pelaksana untuk mengetahui kondisi pelaksanaan SPMB secara langsung.
“BPMP Sulawesi Utara hadir untuk memastikan pelaksanaan SPMB berjalan sesuai aturan yang berlaku, memberikan layanan pendidikan yang adil bagi seluruh masyarakat, serta mendukung terciptanya tata kelola pendidikan yang transparan dan akuntabel,” ujar Febry.
Menurutnya, keberhasilan SPMB tidak hanya ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi juga kemampuan sistem dalam menjamin pemerataan akses pendidikan.
Karena itu, sekolah didorong memberikan pelayanan yang terbuka, memanfaatkan teknologi digital, dan mengedepankan prinsip keadilan dalam setiap tahapan penerimaan.
Melalui monitoring dan pendampingan tersebut, BPMP Sulut berharap seluruh sekolah penyelenggara SPMB dapat menjalankan proses penerimaan secara tertib, transparan, dan sesuai regulasi sehingga kepercayaan masyarakat terhadap layanan pendidikan terus meningkat. (tkg)
Editor : Kenjiro Tanos