SYNTECH 2026 Siap Digelar, Mahasiswa Teknik Mesin Unsrat Siapkan Aksi Nyata Energi Surya untuk Desa di Sulut
Kenjiro Tanos• Jumat, 19 Juni 2026 | 18:54 WIB
Himpunan Mahasiswa Mesin Universitas Sam Ratulangi (HMM Unsrat) akan menggelar SYNTECH 2026
MANADOPOST.ID – Upaya mendorong pemanfaatan energi terbarukan di Sulawesi Utara terus mendapat dukungan dari kalangan akademisi.
Himpunan Mahasiswa Mesin Universitas Sam Ratulangi (HMM Unsrat) akan menggelar SYNTECH 2026 atau Synergy of Engineering, Technology, and Innovation sebagai wadah kolaborasi untuk mempercepat transisi energi menuju pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Mengusung tema “Integrasi Energi Terbarukan dalam Sistem Kelistrikan dalam Mewujudkan Sulawesi Utara Maju dan Berkelanjutan”, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada diskusi akademik, tetapi juga menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Ketua HMM Unsrat Zakharias Wotulo mengatakan SYNTECH 2026 merupakan bentuk komitmen mahasiswa untuk mengambil peran dalam menjawab tantangan energi masa depan.
“Mahasiswa teknik tidak boleh hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan bangsa. Melalui SYNTECH 2026, kami ingin menunjukkan bahwa generasi muda mampu menjadi bagian dari solusi dengan menghadirkan inovasi, edukasi, dan aksi nyata untuk memperluas akses energi serta mendukung transisi energi berkelanjutan di Sulawesi Utara,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan yang disiapkan meliputi Workshop PLTS Off-Grid, Seminar Nasional Energi Terbarukan Sulawesi Utara, serta program pengabdian masyarakat berupa pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di desa yang masih memiliki keterbatasan akses energi.
Menurut Zakharias, program tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memahami konsep energi terbarukan, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung di lapangan. Pembangunan PLTS di desa menjadi salah satu bentuk implementasi yang diharapkan dapat mendukung sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi produktif, hingga kemandirian energi masyarakat.
Ketua Jurusan Teknik Mesin Unsrat, Dr. Ir. Eng. Charles S.C. Punuhsingon, S.T., M.T., IPM, ASEAN Eng., menilai SYNTECH 2026 menjadi momentum penting dalam memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berdampak bagi masyarakat.
“Transformasi energi membutuhkan kolaborasi antara akademisi, industri, pemerintah, dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi juga terlibat langsung dalam menghadirkan solusi energi yang mendukung pembangunan daerah dan keberlanjutan lingkungan,” katanya.
Melalui kegiatan tersebut, HMM Unsrat berharap dapat mendorong lahirnya inovasi serta kepemimpinan muda di sektor energi, sekaligus memperkuat kolaborasi berbagai pihak untuk mewujudkan sistem energi yang lebih bersih, merata, dan berkelanjutan di Sulawesi Utara. (tkg)