Kegiatan bertajuk “Penguatan Identitas Visual Sekolah Dasar melalui Pembuatan dan Instalasi Papan Nama Sekolah Berdesain Modern” itu dilaksanakan pada 28–29 Agustus 2026 dan melibatkan tim lintas jurusan di lingkungan Polimdo.
Tim pengabdian dipimpin oleh Syanne Pangemanan, ST., M.Eng, bersama sejumlah dosen dari Jurusan Teknik Sipil, Teknik Elektro, dan Pariwisata. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala SD GMIM I Kauditan, Marsje Keleyan, S.Pd, beserta jajaran sekolah.
Program ini bertujuan menghadirkan papan nama sekolah yang lebih modern, informatif, dan mudah dikenali masyarakat. Selain sebagai penanda lokasi, papan nama tersebut juga dirancang untuk merepresentasikan identitas sekolah secara lebih baik.
Dalam proses perancangannya, tim memperhatikan aspek estetika, daya tahan terhadap kondisi lingkungan luar ruang, serta tingkat keterbacaan dari arah jalan sehingga dapat memberikan fungsi yang optimal.
Ketua Tim Pengabdian Syanne Pangemanan mengatakan, papan nama memiliki peran penting dalam membangun identitas sebuah lembaga pendidikan.
“Kami berharap papan nama ini tidak hanya menjadi penanda lokasi, tetapi juga dapat memperkuat identitas SD GMIM I Kauditan sehingga sekolah terlihat lebih representatif dan mudah dikenali oleh masyarakat,” ujar Pangemanan.
Sementara itu, Kepala SD GMIM I Kauditan Marsje Keleyan SPd menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kehadiran papan nama baru memberikan nilai tambah bagi lingkungan sekolah sekaligus menjadi bukti nyata sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat.
Pelaksanaan program berlangsung secara partisipatif, mulai dari koordinasi dengan pihak sekolah, pengukuran lokasi, proses perancangan, hingga pemasangan papan nama.
Keterlibatan berbagai jurusan di Polimdo juga menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas disiplin ilmu dalam mendukung pengembangan lingkungan pendidikan yang lebih baik.
Melalui kegiatan ini, Polimdo berharap kerja sama dengan SD GMIM I Kauditan dapat terus berlanjut dan menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi sekolah maupun masyarakat sekitar. (*)