alexametrics
24.4 C
Manado
Minggu, 29 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

Bantu Bank Sampah di Bolsel, PLN UIW Suluttenggo Sumbang 32,5 Juta

MANADOPOST.ID – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Suluttenggo melalui unit pelaksana pelayanan pelanggan (UP3) Kotamobagu kembali berpartisipasi dalam penanganan bank sampah di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

PLN UP3 Kotamobagu memberikan dukungan sarana dan fasilitas kepada Bank Sampah Pelangi di Desa Popodu, berupa pemasangan atap baja ringan dan pengecoran lantai tempat sampah yang telah dipilah-pilah.

Managemen PLN UIW Suluttenggo secara simbolis memberikan bantuan Bank Sampah Pelangi sebesar Rp. 32,5 juta untuk menunjang kegiatan operasional dilokasi tersebut.
Manager bagian KSA UP3 Kotamobagu, Muhammad Naufal menyampaikan bantuan tersebut untuk menyemangati dan mengubah pola pikir dan pola hidup masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. PLN UP3 Kotamobagu melalui Corporate Social Responsibility (CSR) turut mendukung Pemerintah Bolsel dengan mengembangkan program bank sampah yang berjalan sejak 2019.

Ditambahkan Manajer UP3 Kotamobagu, Meyrina Turambi, bahwa PLN mendukung gerakan clean up yang digagas oleh pemerintah setempat dan beberapa komunitas pecinta lingkungan yang ada di Bolsel. “Semoga dengan adanya bank sampah ini bisa mendukung pola hidup masyarakat yang ada di Bolsel,” harapnya.

Pada kesempatan terpisah. Senior Manager SDM dan Umum PLN UIW Suluttenggo, Galih Chrissetyo menyampaikan bahwa kedepan PLN melalui Program Peduli akan terus berkomitmen membangun CSR dengan fokus Sustainable Development Goals (SDGs) dimana harapannya setiap program CSR bisa menyasar terhadap 17 Program SDGs, meliputi pengentasan kemiskinan, pangan, kesehatan, pendidilan, kesetaraan gender, ketersediaan air, ketersediaan energi, peningkatan perekonomian masyarakat, infrastruktur, iklim, pemukiman, ekosistem kelautan, dan juga keberlanjutan untuk mendukung pembangunan.

Sementara itu. Roysul Mamonto, Pengurus Bank Sampah Pelangi menuturkan ungkapan terima kasih kepada pihak PLN. ” Tentunya ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN yang sudah memberikan bantuan CSR. Mudah-mudahan dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya,” tuturnya.
“Saya juga mengharapkan bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas kita terutama dalam pengelolaan sampah karena bank sampah di Desa Popodu sedang kami arahkan untuk bisnis. Kami berharap ke depannya lebih banyak bank sampah yang mendapatkan bantuan serta lebih baik lagi dalam pengelolaannya untuk menghasilkan keuntungan secara ekonomi,” kuncinya. (Lina Pendong)

MANADOPOST.ID – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Suluttenggo melalui unit pelaksana pelayanan pelanggan (UP3) Kotamobagu kembali berpartisipasi dalam penanganan bank sampah di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel).

PLN UP3 Kotamobagu memberikan dukungan sarana dan fasilitas kepada Bank Sampah Pelangi di Desa Popodu, berupa pemasangan atap baja ringan dan pengecoran lantai tempat sampah yang telah dipilah-pilah.

Managemen PLN UIW Suluttenggo secara simbolis memberikan bantuan Bank Sampah Pelangi sebesar Rp. 32,5 juta untuk menunjang kegiatan operasional dilokasi tersebut.
Manager bagian KSA UP3 Kotamobagu, Muhammad Naufal menyampaikan bantuan tersebut untuk menyemangati dan mengubah pola pikir dan pola hidup masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. PLN UP3 Kotamobagu melalui Corporate Social Responsibility (CSR) turut mendukung Pemerintah Bolsel dengan mengembangkan program bank sampah yang berjalan sejak 2019.

Ditambahkan Manajer UP3 Kotamobagu, Meyrina Turambi, bahwa PLN mendukung gerakan clean up yang digagas oleh pemerintah setempat dan beberapa komunitas pecinta lingkungan yang ada di Bolsel. “Semoga dengan adanya bank sampah ini bisa mendukung pola hidup masyarakat yang ada di Bolsel,” harapnya.

Pada kesempatan terpisah. Senior Manager SDM dan Umum PLN UIW Suluttenggo, Galih Chrissetyo menyampaikan bahwa kedepan PLN melalui Program Peduli akan terus berkomitmen membangun CSR dengan fokus Sustainable Development Goals (SDGs) dimana harapannya setiap program CSR bisa menyasar terhadap 17 Program SDGs, meliputi pengentasan kemiskinan, pangan, kesehatan, pendidilan, kesetaraan gender, ketersediaan air, ketersediaan energi, peningkatan perekonomian masyarakat, infrastruktur, iklim, pemukiman, ekosistem kelautan, dan juga keberlanjutan untuk mendukung pembangunan.

Sementara itu. Roysul Mamonto, Pengurus Bank Sampah Pelangi menuturkan ungkapan terima kasih kepada pihak PLN. ” Tentunya ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN yang sudah memberikan bantuan CSR. Mudah-mudahan dapat kita manfaatkan sebaik-baiknya,” tuturnya.
“Saya juga mengharapkan bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas kita terutama dalam pengelolaan sampah karena bank sampah di Desa Popodu sedang kami arahkan untuk bisnis. Kami berharap ke depannya lebih banyak bank sampah yang mendapatkan bantuan serta lebih baik lagi dalam pengelolaannya untuk menghasilkan keuntungan secara ekonomi,” kuncinya. (Lina Pendong)

Most Read

Artikel Terbaru

/