24.4 C
Manado
Sabtu, 2 Juli 2022

Terapkan Protokol Kesehatan Selama Ibadah

NLC Sukses Gelar KKR

MANADOPOST.ID- Pandemi corona virus disease (Covid-19) yang telah berlangsung sejak awal Maret di Sulawesi Utara (Sulut) membawa dampak yang sangat signifikan dalam kehidupan, termasuk didalamnya kehidupan bermasyarakat dan bergereja.

“Di tengah pandemi ini kami terus berdoa, bersemangat, bersukacita dan juga mengikuti anjuran pemerintah serta percaya Tuhan berada bersama kami. Puji Tuhan New Life Community (NLC) boleh dan sukses menyelenggarakan ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), itu bukan karena kekuatan kami tapi ini perbuatan Tuhan yang ajaib, dan kami boleh melihat ada jiwa-jiwa baru yang boleh datang dan memiliki kerinduan dalam beribadah. Tentunya dalam ibadah KKR ini mengikuti protokol kesehatan, yaitu pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak,” kata ketua umum NLC Pdt Hosi Kaloh usai ibadah di Hotel Tountemboan Manado, Senin (3/8).

Lanjutnya, tema ibadah KKR ini adalah ‘Hidup Baru Beriman Kepada Yesus.Diikuti oleh mereka yang bisa dikatakan dulunya hidup dalam kegelapan dan masuk dalam terang yang ajaib dan kami juga mengundang berbagai komunitas yang ada di Sulut. “Kami percaya ditengah situasi saat ini, kami Tuhan percayakan sehingga boleh mengadakan doa setiap minggu. Dan NLC boleh ada di Kota Manado itu karena kemurahan Tuhan,” ujarnya.

Dirinya berpesan, agar masyarakat Sulut tetap bersemangat di dalam Tuhan, bersukacita, berharap penuh pada Tuhan walaupun situasi dunia seperti ini karena kita tahu bahwa kita sudah ada diujung akhir zaman menanti kedatangan Yesus yang kedua kali kita harus kuat didalam Tuhan sekalipun ditengah pandemi Covid-19 dan kita harus menjaga kesehatan agar bisa melayani Tuhan.

1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

Dalam khotbahnya, Pdt Tysen Kaeng,mengatakan iman adalah kekuatan dan iman akan membuat kita semakin hari semakin kuat didalam Tuhan. Jadi iman bukan dengan kekuatiran dan ketakutan, iman itu percaya sepenuhnya kepada Tuhan. “Kita harus percaya dengan penuh kesungguhan kepada Tuhan. Dengan itu, kita akan melihat berkat-berkat Tuhan dan Tuhan sanggup untuk memulihkan apapun keadaan kita saat ini,” ucapnya.

Ia menambahkan, jika kita hidup dalam ketakutan maka kita tidak beriman.

Orang benar itu harus hidup oleh Iman. Karena tanpa iman tidak akan berkenan kepada Allah.

“Iman itu harus dilatih terus menerus didalam Tuhan. Tuhan mau iman kita terus bertumbuh, jangan mencari berkat tapi carilah Tuhan. Ketika kita hidup didalam Tuhan maka berkat Tuhan akan melimpahi hidup kita,” kuncinya.(Lina Pendong)

MANADOPOST.ID- Pandemi corona virus disease (Covid-19) yang telah berlangsung sejak awal Maret di Sulawesi Utara (Sulut) membawa dampak yang sangat signifikan dalam kehidupan, termasuk didalamnya kehidupan bermasyarakat dan bergereja.

“Di tengah pandemi ini kami terus berdoa, bersemangat, bersukacita dan juga mengikuti anjuran pemerintah serta percaya Tuhan berada bersama kami. Puji Tuhan New Life Community (NLC) boleh dan sukses menyelenggarakan ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR), itu bukan karena kekuatan kami tapi ini perbuatan Tuhan yang ajaib, dan kami boleh melihat ada jiwa-jiwa baru yang boleh datang dan memiliki kerinduan dalam beribadah. Tentunya dalam ibadah KKR ini mengikuti protokol kesehatan, yaitu pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak,” kata ketua umum NLC Pdt Hosi Kaloh usai ibadah di Hotel Tountemboan Manado, Senin (3/8).

Lanjutnya, tema ibadah KKR ini adalah ‘Hidup Baru Beriman Kepada Yesus.Diikuti oleh mereka yang bisa dikatakan dulunya hidup dalam kegelapan dan masuk dalam terang yang ajaib dan kami juga mengundang berbagai komunitas yang ada di Sulut. “Kami percaya ditengah situasi saat ini, kami Tuhan percayakan sehingga boleh mengadakan doa setiap minggu. Dan NLC boleh ada di Kota Manado itu karena kemurahan Tuhan,” ujarnya.

Dirinya berpesan, agar masyarakat Sulut tetap bersemangat di dalam Tuhan, bersukacita, berharap penuh pada Tuhan walaupun situasi dunia seperti ini karena kita tahu bahwa kita sudah ada diujung akhir zaman menanti kedatangan Yesus yang kedua kali kita harus kuat didalam Tuhan sekalipun ditengah pandemi Covid-19 dan kita harus menjaga kesehatan agar bisa melayani Tuhan.

Dalam khotbahnya, Pdt Tysen Kaeng,mengatakan iman adalah kekuatan dan iman akan membuat kita semakin hari semakin kuat didalam Tuhan. Jadi iman bukan dengan kekuatiran dan ketakutan, iman itu percaya sepenuhnya kepada Tuhan. “Kita harus percaya dengan penuh kesungguhan kepada Tuhan. Dengan itu, kita akan melihat berkat-berkat Tuhan dan Tuhan sanggup untuk memulihkan apapun keadaan kita saat ini,” ucapnya.

Ia menambahkan, jika kita hidup dalam ketakutan maka kita tidak beriman.

Orang benar itu harus hidup oleh Iman. Karena tanpa iman tidak akan berkenan kepada Allah.

“Iman itu harus dilatih terus menerus didalam Tuhan. Tuhan mau iman kita terus bertumbuh, jangan mencari berkat tapi carilah Tuhan. Ketika kita hidup didalam Tuhan maka berkat Tuhan akan melimpahi hidup kita,” kuncinya.(Lina Pendong)

Most Read

Artikel Terbaru

/