alexametrics
27.4 C
Manado
Senin, 16 Mei 2022

Banner Mobile (Anymind)

OVER ACTING! Koruptor Ulung Bebas, Angelina Sondakh, Dinilai Dibesar-besarkan Seperti Raja di Surga

MANADOPOST.ID – Angelina Sondakh keluar penjara Kamis 3 Maret 2022. Angie, sapaan akrabnya, menghebohkan Indonesia dengan sejumlah aktivitas usai menghirup udara segar.  Menariknya, selama menjalani pidana,

 

Koruptor ulung proyek Wisma Atlet hingga jutaan dolar ini, mendapatkan remisi Dasawarsa sebanyak 3 bulan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor W.10-2598.PK.01.01.02 Tahun 2015 Tanggal 14 Agustus 2015 tentang Pemberian Remisi Dasawarsa Tahun 2015, remisi dasawarsa diberikan kepada seluruh narapidana.

 

Janda berparas cantik ini dinilai telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif untuk diberikan program Cuti Menjelang Bebas (CMB) sebesar remisi terakhir, paling lama 3 (tiga) bulan yang jatuh pada tanggal 29 Oktober 2021, namun karena yang bersangkutan tidak membayar lunas sisa uang pengganti sebesar Rp 4.538.027.278, subsidair 4 bulan 5 hari penjara, maka tanggal menjalani CMB Angelina Sondakh menjadi 3 Maret 2022.

Kehebohan yang dibuat Angie pun banjir sorotan sejumlah Tokoh Kawanua di Sulut. Bahkan dinilai over acting. “Mengapa pembebasan napi korupsi dibesar-besarkan seperti raja di surga,” sesal Nelson Sasauw, dalam postingan di WhatsApp Group (WAG) Baku Beking Pande. Senada, Max Lawalata. Membingungkan memang. Mantan napi korupsi tidak pantas dibesar-besarkan. Siapapun dia,” sambung Max.

Angie sendiri akhirnya keluar dari bui setelah 10 tahun lamanya mendekam di balik jeruji besi Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur. Putri Eks Rektor Universitas Sam Ratulangi Manado Prof Lucky Sondakh ini, harus merasakan dinginnya hotel prodeo selama satu dekade untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya terkait kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games 2011 di Palembang.

 

Kasus korupsi yang melibatkan perempuan kelahiran New South Wales, 28 Desember 1977 ini mencuat kala ia memutuskan terjun ke politik dengan bergabung ke Partai Demokrat pada 2004 silam. Saat itu, dia dipercaya menjadi Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat dan terpilih sebagai anggota DPR periode 2004-2009.

 

Namun setelah di terpilih lagi di periode kedua sebagai anggota dewan, dia tersandung kasus korupsi pada 2012. Angie pun dijerat sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 3 Februari 2012. Ia ditahan penyidik sejak 27 April 2012 dalam kasus korupsi anggaran Wisma Atlet SEA Games 2011 di Palembang.

MANADOPOST.ID – Angelina Sondakh keluar penjara Kamis 3 Maret 2022. Angie, sapaan akrabnya, menghebohkan Indonesia dengan sejumlah aktivitas usai menghirup udara segar.  Menariknya, selama menjalani pidana,

 

Koruptor ulung proyek Wisma Atlet hingga jutaan dolar ini, mendapatkan remisi Dasawarsa sebanyak 3 bulan berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia RI Nomor W.10-2598.PK.01.01.02 Tahun 2015 Tanggal 14 Agustus 2015 tentang Pemberian Remisi Dasawarsa Tahun 2015, remisi dasawarsa diberikan kepada seluruh narapidana.

 

Janda berparas cantik ini dinilai telah memenuhi persyaratan administratif dan substantif untuk diberikan program Cuti Menjelang Bebas (CMB) sebesar remisi terakhir, paling lama 3 (tiga) bulan yang jatuh pada tanggal 29 Oktober 2021, namun karena yang bersangkutan tidak membayar lunas sisa uang pengganti sebesar Rp 4.538.027.278, subsidair 4 bulan 5 hari penjara, maka tanggal menjalani CMB Angelina Sondakh menjadi 3 Maret 2022.

Kehebohan yang dibuat Angie pun banjir sorotan sejumlah Tokoh Kawanua di Sulut. Bahkan dinilai over acting. “Mengapa pembebasan napi korupsi dibesar-besarkan seperti raja di surga,” sesal Nelson Sasauw, dalam postingan di WhatsApp Group (WAG) Baku Beking Pande. Senada, Max Lawalata. Membingungkan memang. Mantan napi korupsi tidak pantas dibesar-besarkan. Siapapun dia,” sambung Max.

Angie sendiri akhirnya keluar dari bui setelah 10 tahun lamanya mendekam di balik jeruji besi Lapas Pondok Bambu, Jakarta Timur. Putri Eks Rektor Universitas Sam Ratulangi Manado Prof Lucky Sondakh ini, harus merasakan dinginnya hotel prodeo selama satu dekade untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya terkait kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games 2011 di Palembang.

 

Kasus korupsi yang melibatkan perempuan kelahiran New South Wales, 28 Desember 1977 ini mencuat kala ia memutuskan terjun ke politik dengan bergabung ke Partai Demokrat pada 2004 silam. Saat itu, dia dipercaya menjadi Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat dan terpilih sebagai anggota DPR periode 2004-2009.

 

Namun setelah di terpilih lagi di periode kedua sebagai anggota dewan, dia tersandung kasus korupsi pada 2012. Angie pun dijerat sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 3 Februari 2012. Ia ditahan penyidik sejak 27 April 2012 dalam kasus korupsi anggaran Wisma Atlet SEA Games 2011 di Palembang.

Most Read

Artikel Terbaru

/