24.4 C
Manado
Selasa, 9 Agustus 2022

Peringati Hari Bakti ke-76, Sudana Ungkap Keberhasilan PUPR Bangun Infrastruktur Indonesia

MANADOPOST.ID–Memperingati Hari Bakti PUPR ke-76, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I bersama Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Sulut menggelar upacara bersama bertempat di lapangan BWS Sulawesi I, Jumat (3/12).

Pimpinan serta jajaran dan staf BWS Sulawesi I, BP2JK Sulut, Dharmawanita dan anggota IPPU usai kegiatan upacara peringatan Hari Bakti PUPR ke-76.

Dalam perayaan tersebut, sesuai arahan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang disampaikan Kepala BWS Sulawesi I, I Komang Sudana agar setiap insan PUPR dapat terus memberikan kontribusi agar segera keluar dari pandemi dan ekonomi Indonesia dapat pulih kembali.

“Di masa yang tidak mudah, kita patut bersyukur tetap dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diamanahkan kepada Kementerian PUPR. Pada tahun 2021, kita telah berhasil menyelesaikan pembangunan 15 bendungan dimana 11 bendungan telah selesai dan diresmikan Presiden Joko Widodo, antara lain Bendungan Tugu, Gongseng, Bendo, Kuningan, Paselloreng, dan Karalloe. Pembangunan bendungan tentunya akan dilanjutkan dengan pembangunan jaringan irigasi, jaringan air baku, pengendalian banjir, dan pembangkit energi, sehingga keberadaan bendungan dapat dimanfaatkan optimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” papar Sudana.

Suasana pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Kebangsaan Indonesia Raya di hari Bakti PUPR.

Selain bendungan, ada pula beberapa proyek infrastruktur lainnya yang telah diselesaikan Kementerian PUPR termasuk infrastruktur jalan tol sepanjang 101 km, jalan nasional perbatasan di Kalimantan, Papua, dan NTT yang akan tersambung sepanjang 3.404 km pada akhir 2021, proyek dalam mendukung pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), pembangunan prasarana sarana olahraga, serta melaksanakan Program Padat Karya Tunai dengan anggaran sebesar Rp 23,2 triliun yang telah dilaksanakan hingga pelosok yang membantu membuka lapangan kerja bagi 1,2 juta orang.

Penyerahan penghargaan Satyalencana pada pegawai PUPR dengan masa kerja 10 hingga 20 tahun.
1491945 Adx_ManadoPost_InPage_Mobile

“Untuk itu dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur ke depan terdapat beberapa hal yang harus menjadi perhatian kita. Pertama kualitas infrastruktur harus benar-benar ditingkatkan. Kedua, pembangunan infrastruktur harus lebih memperhatikan keberlanjutan lingkungan dengan mengikuti kaidah green Infrastructure. Ketiga kita harus bekerja sesuai corporate culture yaitu bekerja keras, bergerak cepat, dan bertindak tepat dalam satu team work yang solid,” tutur Sudana di sela-sela amanat upacara.

Simbolis penyerahan tumpeng di Hari Bakti PUPR pada KTU Jacqualine Tahar oleh Kepala BWS Sulawesi I didampingi Ketua Dharmawanita.

Adapun pada puncak Hari Bakti PUPR, upacara dirangkaikan penyerahan satyalancana terhadap pegawai dengan masa kerja 10 tahun dan 20 tahun, pemotongan tumpeng serta penyerahan bingkisan sebagai tanda talian kasih terhadap Ikatan Purnabakti PUPR (IPPU). (des)

MANADOPOST.ID–Memperingati Hari Bakti PUPR ke-76, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi I bersama Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Sulut menggelar upacara bersama bertempat di lapangan BWS Sulawesi I, Jumat (3/12).

Pimpinan serta jajaran dan staf BWS Sulawesi I, BP2JK Sulut, Dharmawanita dan anggota IPPU usai kegiatan upacara peringatan Hari Bakti PUPR ke-76.

Dalam perayaan tersebut, sesuai arahan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang disampaikan Kepala BWS Sulawesi I, I Komang Sudana agar setiap insan PUPR dapat terus memberikan kontribusi agar segera keluar dari pandemi dan ekonomi Indonesia dapat pulih kembali.

“Di masa yang tidak mudah, kita patut bersyukur tetap dapat menyelesaikan tugas-tugas yang diamanahkan kepada Kementerian PUPR. Pada tahun 2021, kita telah berhasil menyelesaikan pembangunan 15 bendungan dimana 11 bendungan telah selesai dan diresmikan Presiden Joko Widodo, antara lain Bendungan Tugu, Gongseng, Bendo, Kuningan, Paselloreng, dan Karalloe. Pembangunan bendungan tentunya akan dilanjutkan dengan pembangunan jaringan irigasi, jaringan air baku, pengendalian banjir, dan pembangkit energi, sehingga keberadaan bendungan dapat dimanfaatkan optimal bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” papar Sudana.

Suasana pengibaran Bendera Merah Putih diiringi lagu Kebangsaan Indonesia Raya di hari Bakti PUPR.

Selain bendungan, ada pula beberapa proyek infrastruktur lainnya yang telah diselesaikan Kementerian PUPR termasuk infrastruktur jalan tol sepanjang 101 km, jalan nasional perbatasan di Kalimantan, Papua, dan NTT yang akan tersambung sepanjang 3.404 km pada akhir 2021, proyek dalam mendukung pengembangan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), pembangunan prasarana sarana olahraga, serta melaksanakan Program Padat Karya Tunai dengan anggaran sebesar Rp 23,2 triliun yang telah dilaksanakan hingga pelosok yang membantu membuka lapangan kerja bagi 1,2 juta orang.

Penyerahan penghargaan Satyalencana pada pegawai PUPR dengan masa kerja 10 hingga 20 tahun.

“Untuk itu dalam melanjutkan pembangunan infrastruktur ke depan terdapat beberapa hal yang harus menjadi perhatian kita. Pertama kualitas infrastruktur harus benar-benar ditingkatkan. Kedua, pembangunan infrastruktur harus lebih memperhatikan keberlanjutan lingkungan dengan mengikuti kaidah green Infrastructure. Ketiga kita harus bekerja sesuai corporate culture yaitu bekerja keras, bergerak cepat, dan bertindak tepat dalam satu team work yang solid,” tutur Sudana di sela-sela amanat upacara.

Simbolis penyerahan tumpeng di Hari Bakti PUPR pada KTU Jacqualine Tahar oleh Kepala BWS Sulawesi I didampingi Ketua Dharmawanita.

Adapun pada puncak Hari Bakti PUPR, upacara dirangkaikan penyerahan satyalancana terhadap pegawai dengan masa kerja 10 tahun dan 20 tahun, pemotongan tumpeng serta penyerahan bingkisan sebagai tanda talian kasih terhadap Ikatan Purnabakti PUPR (IPPU). (des)

Most Read

Artikel Terbaru

/