27 C
Manado
Sabtu, 31 Oktober 2020

Dewan Kerajinan Nasional Buka Latihan Berwirausaha di Sulut

MANADOPOST.JAWAPOS.COM—Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Pengabdian Masyarakat, mengadakan pelatihan kewirausahaan dan kerajinan tahun 2020, Selasa (6/10). Sasarannya para pengrajin pada daerah wisata Likupang dan sekitarnya, yang secara virtual gaungnya dicanangkan di Likupang, Minut, sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas Pemerintah RI. Tarian dengan judul Tetengkoren menjadi awal dimulainya acara pembukaan ini, kemudian dilanjutkan dengan salam kebangsaan, Indonesia Raya, diikuti lagu mars Dekranas.

Selanjutnya, laporan Ketua Panitia Pelaksana oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Suheni Agus Purnomo. Dan sambutan selamat datang dari Ketua Dekranasda Provinsi Sulut, Ibu Fatoni Widyaningtyas.

Berikutnya, secara tele conference atau virtual, hadirin mengikuti laporan kegiatan pelatihan yang disampaikan oleh Ibu Inong Fajar Prasetyo selaku PIC Wirausaha Baru Dekranas.

“Pelatihan Kewirausahaan dan Kerajinan ini merupakan wujud sinergitas antara Dekranas dengan Kementerian Perhubungan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dan PT Telkom Indonesia. Serta pembekalan pelatihan oleh para instruktur handal di bidangnya,” sebut Ketua Bidang Wirausaha Baru Dekranas Endang Budi Karya Sumadi, dalam sambutannya yang menjadi pembukaan kegiatan pelatihan.

Dipaparkannya, dibutuhkan kolaborasi dalam rangka menumbuhkan wirausaha-wirausaha baru kerajinan, ataupun kerajinan Kriya di wilayah Likupang. Karena menurut Endang, Indonesia saat ini sudah menapaki era industri 4.0. Ditandai serba digitalisasi dan otomatisasi. Namun belum semua elemen masyarakat menyadari konsekuensi logis dari perubahan ini. Terrmasuk di bidang Kerajinan/ Kriya.

Sehingga, Dekranas mengambil inisiatif mendorong semua elemen pelaku usaha Kerajinan untuk lebih peduli dan kreatif di era industri 4.0. Mendorong sektor pendidikan non formal untuk menyesuaikan kurikulum pendidikan dengan tantangan dan kebutuhan di era sekarang.

“Hal tersebut searah dengan langkah pemerintah yang saat ini masih terus berupaya menghadapi dampak Pandemi Covid-19. Khususnya dalam mempersiapkan pengembangan sektor Pariwisata terutama pada lima Destinasi Super Prioritas yang telah ditetapkan yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang,” jelasnya lagi.

Kegiatan Pelatihan Kerajinan Rakyat mulai 6-10 Oktober, bersinergi dengan Kementerian Perhubungan dengan sasaran enam puluh Pengrajin. Diharapkan tercipta produk-produk Kriya yang berbasis Wastra. Seperti, selop tenun, topi, masker kain dan T-Shirt, berbasis rotan dan batok (home decor) dan berbasis kayu (patung pakaian adat).

Pelatihan berikutnya adalah Pendidikan Kecakapan Wirausaha bersinergi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pelaksanaan 10 Oktober-7 November. Rencananya diikuti 200 orang peserta didik. Yaitu masyarakat di sekitar Destinasi Pariwisata Super Prioritas Likupang. Berusia antara 15-30 tahun. Merupakan remaja putus sekolah atau tidak sekolah dan belum memiliki pekerjaan tetap. Atau menganggur serta diprioritaskan dari keluarga kurang mampu. Materinya, pembelajaran Keterampilan dengan pokok bahasan Desain Produk Kriya Inovatif, Teknik Kriya Inovatif dan Pembuatan Produk.

Tindak lanjutnya, akan menambah wawasan pengrajin dengan pembelajaran kewirausahaan bidang Kriya, Product Development, Pengembangan Bisnis dan Pemasaran, serta Pendampingan Rintisan Usaha dengan pokok bahasan Pemasaran dan penjualan konvensional dan E-marketing digital.

Pelatihan selanjutnya yakni Digitalisasi Kewirausahaan (23-24 Oktober) bekerja sama dengan PT Telkom Indonesia menggandeng Universitas Sam Ratulangi. Wujud upaya memperluas akses pasar dan akselerasi penerapan industri 4.0 di sektor kerajinan. Pelatihan ini akan diikuti oleh 200 peserta mahasiswa dan milenial. Pelatihan ini akan dilaksanakan secara bertahap selama sebulan penuh. Mulai 6 Oktober-7 November. Diakhiri dengan pameran kerajinan tangan selama seminggu. Target jumlah peserta total 460 orang. Diketahui, sebelum fashion show berlangsung, ada juga sambutan singkat Wakil Ketua Harian 2 Dekranas Nani Hadi Tjahjanto.

Kegiatan ini, panitia menerapkan disiplin protokol yang ketat dan seizin Dinas Kesehatan. Diakhir acara pembukaan, ditampilkan hasil-hasil kerajinan tangan dalam bentuk Fashion Show oleh Noni-noni Sulawesi Utara.(gnr)

-

Artikel Terbaru

Selisih dengan CEP-SSL 40%, Ini Alasan OD-SK Tetap Perkasa

MANADOPOST.ID—Petahana Olly Dondokambey-Steven Kandouw sangat perkasa. Tingkat elektabilitas mencapai 64,3. Selisih dengan jawara kedua Christiany Eugenia Paruntu-Sehan Salim Landjar (CEP-SSL) capai 40 persen. Di mana paslon nomor urut 1 ini hanya mendapat 22,3 persen.

LSI: OD-SK Unggul 64,3

MANADOPOST.ID—Kurang dari dua bulan pelaksanaan pilkada 9 Desember mendatang, pasangan incumbent Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK) tetap bertengger di posisi pertama.

Pjs Bupati Minsel Warning Kepsek

MANADOPOST.ID—Pjs Bupati Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) Meiki Onibala, kembali mengeluarkan warning keras. Kali ini, diarahkan ke kepala sekolah (kepsek) di Minsel. Terkait sikap dalam menghadapi kontestasi Pilkada 2020.

Ketua Bapilu Demokrat Dukung JPAR-Ai

MANADOPOST.ID--Target utama Partai Demokrat merebut kemenangan di Kota Manado sepertinya tak didukung kader sendiri. Teranyar, Ketua Bapilu Demokrat Sulut Darmawati Dareho memilih mendukung pasangan calon Julyeta Paulina Amelia Runtuwene-Harley Mangindaan (JPAR-Ai). Dibanding memenangkan Ketua Demokrat Sulut Mor Bastiaan yang berpasangan dengan Hanny Joost Pajouw.

Anggaran JKN-KIS Minahasa Digeser Tangani Covid-19

MANADOPOST.ID—Pandemi Covid-19 di Kabupaten Minahasa berdampak pada pergeseran anggaran. Salah satunya pergeseran anggaran yang dilakukan terhadap pembayaran iuran BPJS Kesehatan.